Minimalisir Penutupan Jalan Saat Hajatan, Bupati Sidoarjo Bercita-Cita Setiap Desa Miliki Gedung Serbaguna

republikjatim.com
BATU PERTAMA - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menandai Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo dengan peletakan batu pertama di samping Balai Desa Banjarbendo, Minggu (07/08/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menandai Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo dengan peletakan batu pertama tepat di samping Balai Desa Banjarbendo, Minggu (07/08/2022). Saat peletakan batu pertama itu, Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini didampingi Camat Sidoarjo Gundari, Kepala Desa Banjarbendo Sugeng Bahagia dan beberapa tokoh masyarakat desa setempat.

"Selama ini Pemkab Sidoarjo bercita-cita membangun gedung serbaguna di beberapa titik desa. Terutama yang jumlah penduduknya banyak. Karena keberadaan gedung serbaguna bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat. Salah satu contohnya untuk hajatan," ujar Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (07/08/2022).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Bagi Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini, keberadaan gedung serbaguna diharapkan mengurangi adanya penutupan jalan yang dilakukan warga untuk menggelar hajatan. Sehingga masyarakat maupun pengguna jalan lain tidak merasa terganggu dengan mencari jalan alternatif.

"Yang mendorong adalah bagaimana caranya membuat ruang atau tempat yang cukup besar dan bisa digunakan untuk aktivitas masyarakat. Kegiatan masyarakat itu nanti terpusat di satu tempat saja," imbuhnya.

Gus Muhdlor menilai Sidoarjo sebagai daerah yang besar, kuat dan luas. Akan tetapi lokasi untuk mengumpulkan masyarakat susah. Di Sidoarjo ada beberapa desa dengan jumlah warga cukup besar. Seandainya tidak dibangun gedung serbaguna akan susah jika ingin mengumpulkan masyarakat. Diantaranya, Kecamatan Waru dan Kecamatan Taman yang memiliki penduduk besar dan tanah TKD-nya tidak ada.

"Begitu juga Kecamatan Prambon dan Kecamatan Tarik. Makanya, sangat diharapkan pembangunan gedung serbaguna ini. Kalau gedung ini sudah jadi maka gedung ini dari, oleh dan untuk warga Banjarbendo. Pembangunan ini akan kami kloning ke kecamatan lain. Harapannya beberapa tahun ke depan setiap kecamatan punya tempat umum baru sehari tempat olahraga baru yang bisa diakses semua orang," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Selain itu, Gus Muhdlor menilai dukungan masyarakat sangat penting dalam setiap pembangunan di desa. Dukungan masyarakat secara langsung melalui BPD dan RT/RW harus ditampilkan dalam bentuk besar. Harapannya, masyarakat mengerti dan semakin. Kemudian masyarakat akan mendukung setiap proyek di desa dan dapat dipastikan pembangunan di desa berjalan lancar.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Untuk itu, politik partisipatif seperti ini sangat dibutuhkan karena dengan dukungan semua pembangunan akan cepat selesai. Pembangunan harus didukung dan menjaga prosesnya. Karena gedung ini bukan untuk kepala desa ataupun bupati, tetapi untuk masyarakat Banjarbendo. Makanya harus dijaga sebaik mungkin. Apalagi yang disiapkan nanti bukan hanya gedung tapi juga klinik kesehatan sekolah dan fasilitas umum lainnya," jelasnya.

Sementara Kepala Desa Banjarbendo, Sugeng Bahagia menilai kedatangan pimpinan daerah ini akan menambah semangat bagi desa untuk terus berkarya dalam pembangunan. Peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna menjadi apresiasi Pemkab Sidoarjo.

"Pembangunan Gedung Serbaguna ini di atas tanah seluas 5.000 meter persegi. Lahannya merupakan tanah bekas TKD. Di sekitarnya akan dibangun Balai Kesehatan, Sekolah PAUD, Sekolah TK dan Pujasera. Ini untuk meningkatkan perekonomian Desa Banjarbendo," paparnya.

Sugeng menjelaskan pembangunan Balai Kesehatan akan berkoordinasi dengan puskesmas. Warga tidak mampu yang ingin memeriksakan kesehatan bisa datang ke puskesmas atau ke balai kesehatan desa agar masyarakat tidak terlalu jauh mendapat layanan kesehatan.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Pembangunan gedung serbaguna mencontoh beberapa desa yang sudah membangun lebih dulu. Seperti Desa Semambung, Kecamatan Gedangan yang membuat Gedung Serbaguna ukuran 22 x 22 meter persegi atau Gedung Serbaguna Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono ukuran 20 x 36 meter persegi. Gedung serbaguna Banjarbendo dibangun lebih besar dengan ukuran 25 x 40 meter persegi khusus induk gedung. Penggunaannya nantinya bisa untuk seluruh kegiatan masyarakat seperti resepsi pengantin, bisa juga untuk olahraga seperti bulutangkis," ungkapnya.

Pembangunan gedung serbaguna ini akan dibagi menjadi tiga tahap. Untuk tahap pertama peletakan batu pertama dan pemasangan kolom. Kemudian tahap kedua pembangunan sampai selesai dan tahap ketiga finishing. Ke depan akan disediakan area bermain bagi anak-anak di halaman gedung serbaguna.

"Kami mohon doa restu agar pembangunan gedung ini bisa cepat selesai dan berjalan dengan lancar. Hasil pembangunan ini dari desa untuk masyarakat Banjarbendo. Kami berharap pembangunan cepat selesai dan bisa dinikmati seta digunakan seluruh masyarakat Banjarbendo," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru