Hendak Mendatangi Tempat Kerja Suami, Perempuan Asal Punggul Gedangan Tewas Tertabrak KA Komuter

republikjatim.com
EVAKUASI - Sejumlah warga dan petugas mengevakuasi jenazah Kundariati Agustina (48) warga Desa Punggul, Kecamatan Gedangan yang tewas tertabrak KA di Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Selasa (05/07/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami Kundariati Agustina warga asal Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Perempuan 48 tahun ini tewas tersambar Kereta Api (KA) Komuter di perlintasan KA Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Selasa (05/07/2022).

Kanit Reskrim Polsek Gedangan Ipda Roni Endratmoko mengatakan peristiwa tertabraknya korban itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Awalnya KA Komuter Nomor 7126 melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba, korban melintas menyeberang rel KA dari arah timur menuju barat.

Baca juga: KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

"Diduga karena korban tidak melihat ke kanan dan ke kiri itu menyebabkan korban tertabrak KA Komuter hingga mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian itu," ujar Roni Endratmoko kepada republikjatim.com, Selasa (05/07/2022).

Roni menjelaskan selain korban terluka di bagian kepala juga mengalami luka di bagian dada dan kakinya. Korban diketahui sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat dievakuasi warga. Akibatnya, warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Gedangan.

Baca juga: Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

"Usai mendapat laporan, sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Gedangan tiba di lokasi kejadian bersama ambulance. Petugas menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Korban akhirnya dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dimintakan visum luka korban," imbuhnya.

Baca juga: Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sementara berdasarkan keterangan anak kandung korban, kata Roni diperoleh informasi jika korban sudah lama mengidap sakit gangguan jiwa. Hampir setiap hari korban keluar rumah dengan berjalan kaki ke tempat kerja suaminya yang bekerja sebagai Supeltas di kawasan Lingkar Timur, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

"Dugaannya korban tidak mengetahui saat melintas ada KA Komuter yang melintas itu. Proses olah TKP dan mengevakuasi korban tidak ada kendala. Semua berjalan lancar," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru