Sidoarjo (republikjatim.com) - Madrasah Ibtidaiyah NU (MINU) Desa Dukuhsari, Kecamatan Jabon, Sidoarjo mendapat bantuan dana hibah dari Pemkab Sidoarjo sebesar Rp 150 juta. Bantuan juga diberikan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi senilai Rp 20 juta.
Keberadaan sekolah milik NU Sidoarjo itu baru dimulai pembangunan. Pengerjaan pembangunan MINU Jabon ditandai dengan peletakkan batu pertama pembangunannya yang dilaksanakan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, Sabtu (18/06/2022).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Subandi mengapresiasi pembangunan MINU ini. Menurutnya hal ini menunjukkan kontribusi pengurus MWC NU Jabon terhadap dunia pendidikan di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan mendukung berdirinya tempat pendidikan seperti ini. Salah satunya, dengan memberikan hibah pembangunan bagi dunia pendidikan.
"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Nahdlatul Ulama yang ikut berperan serta dalam memajukan dunia pendidikan. Kami akan support lembaga pendidikan Ma'arif maupun pendidikan swasta lainnya," ujar Subandi.
Karena itu, Subandi meminta pengurus MWC NU Jabon untuk sungguh-sungguh membangun MINU Jabon dengan perencanaan yang matang dan baik. Selain itu, panitia pembangunan harus solid untuk mewujudkan berdirinya MINU Jabon.
"Yang terpenting panitia pembangunan harus meniatkan ibadah dalam membangun. Sebagai panitia pembangunan meniatkan ibadah dalam membangun MINU insyaallah saya yakin pembangunan akan berjalan baik dan tidak ada persoalan," pintahnya.
Subandi meminta MINU Jabon dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya. Diharapkan nantinya sistem pembelajaran yang diterapkan dapat berbeda dengan lainnya. Sistem pendidikan harus menonjol agar tidak kalah sama sekolah yang lainnya. Seperti sistem pendidikan modern dan penerapan kurikulum terintegrasi yang dilakukan MINU Pucang Sidoarjo.
"Silahkan belajar kepada MINU Pucang. Biar nanti metode pendidikannya dapat diterapkan disini. Kami juga meminta menyelesaikan legalitas tanah yang akan dipakai. Hal itu penting demi menghindari permasalahan dikemudian hari," tegasnya.
Sementara Ketua MWC NU Jabon, KH Son Haji meminta sistem pendidikan yang akan diterapkan di MINU Jabon. Baginya MINU Jabon nanti akan menjadi MINU Unggulan. Dengan berdiri di atas luas tahan 1000 meter persegi, pihaknya yakin MINU Jabon akan menjadi pilihan masyarakat Jabon dan sekitarnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Apalagi, nantinya akan berdiri 2 lantai. Lahan ini merupakan wakaf keluarga almarhum Bapak Jupri yang dulu menjadi sekretaris MWC NU Jabon. Itu akan dijadikan MI Nahdlatul Ulama unggulan di Jabon dan berbeda dengan sekolah yang lain," paparnya.
Son Haji meminta untuk awal pembangunan memanfaatkan dana hibah Pemkab Sidoarjo sebesar Rp 150 juta yang disalurkan melalui PCNU Sidoarjo. Selain itu, sumbangan dari Wabup Sidoarjo sebesar Rp 20 juta.
"Untuk pembangunan selanjutkan akan diperoleh melalui sumbangan donatur lainnya," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi