Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong koperasi naik kelas menjadi koperasi modern. Koperasi modern yakni koperasi yang tidak lagi membuat laporan keuangan secara manual, tetapi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (digital).
Melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo mengajak puluhan koperasi untuk mengikuti Diklat Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital dengan menggunakan aplikasi. Kegiatan ini digelar di Hotel Luminor, Sidoarjo, Senin (06/06/2022).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Diklat laporan keuangan secara aplikasi ini dilaksanakan mulai 6 sampai 8 Juni 2022 dibuka Pj Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto. Pesertanya sebanyak 70 koperasi yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo.
"Kami menilai pelaksanaan diklat tepat sekali di tengah upaya Pemkab Sidoarjo membangkitkan sektor perekonomian. Karena selama pandemi Covid-19 dalam kurun waktu 2020 dan 2021 kemarin mengalami kontraksi sangat luar biasa," ujar Andjar Surjadianto kepada republikjatim.com, Senin (06/06/2022).
Andjar menjelaskan tingkat pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo selalu berada di atas Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional. Tetapi, Tahun 2020 kemarin merosot tajam diangka 0,69 pada Tahun 2021 mulai naik diangka nol lebih.
"Padahal Tahun 2019 terakhir pertumbuhan ekonomi Sidoarjo paling tinggi diangka 5,99," imbuhnya.
Andjar menilai akibat Covid-19 juga menyebabkan angka pengangguran mengalami kenaikan yang cukup drastis. Tahun 2019 prosentase angka pengangguran Sidoarjo 4,72 persen dan Tahun 2020 diangka 10,90 persen dan Tahun 2021 turun diangka 10,87 persen.
"Salah satu harapan kita menumbuhkan koperasi yang berkualitas. Salah satunya dengan kegiatan semacam ini," tegasnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo, jumlah koperasi di Sidoarjo sebanyak 1.475 koperasi.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Tapi, prosentase koperasi yang aktif dan tidak aktif itu hampir sama," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo, Muhammad Edi Kurniadi menegaskan tujuan dari kegiatan diklat ini untuk meningkatkan kemampuan koperasi di Sidoarjo. Hal ini ada kaitannya dengan program pemerintah pusat untuk menciptakan koperasi modern.
"Tahun 2021 sebagai tahun replikasi pelayanan publik. Intinya mempersiapkan diri mendorong koperasi menjadi koperasi modern sampai Tahun 2022. Insyaallah Tahun 2023 Sidoarjo siap melaksanakan koperasi modern. Nah, ciri koperasi modern salah satunya laporan keuangan bisa disajikan secara digital," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi