Cangkrukan Kamtibmas di Tarik, Kapolresta Sidoarjo Siap Jamin Pilkades Serentak di 84 Desa Aman

republikjatim.com
CANGKRUKAN - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjamin Pilkades Serentak di 84 desa di Sidoarjo bakal aman saat Cangkrukan Kamtibmas Pilkades di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Selasa (31/05/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Sidoarjo dijamin berlangsung aman dan kondusif. Jaminan itu disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat acara Cangkrukan Kamtibmas Pilkades di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Selasa (31/05/2022) siang.

Kusumo memastikan bakal ada sebanyak 1.154 personel Polresta Sidoarjo diturunkan untuk mengamankan 669 TPS saat Pilkades di 84 desa di Sidoarjo.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Tidak perlu kuatir, selain 1.154 personel kami sebar di 669 TPS. Kami didukung pengamanan tambahan dari Polda Jatim dan TNI. Layanan kepolisian untuk masyarakat juga tetap berjalan. Karena kami menjamin Pilkades aman dan layanan masyarakat tetap berjalan," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Selasa (31/05/2022).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Melalui kesempatan ini, Kusumo juga menghimbau agar para peserta Pilkades, simpatisan hingga pihak penyelenggara turut mensukseskan setiap tahapan Pilkades. Termasuk, pada pemungutan suara 19 Juni 2022 hingga pelantikan Kades terpilih mendatang.

"Mari melaksanakan Pilkades di wilayah kita dengan tertib, damai dan mematuhi semua peraturan. Sehingga situasi Kamtibmas di Sidoarjo tetap, aman dan kondusif," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Selain itu, masyarakat juga dihimbau selama masa Pilkades tidak berbuat curang, anarkis, saling hasut, menyebar berita bohong dan menebar kebencian. Selain itu, tidak menjadikan Pilkades sebagai ajang taruhan dan money politic.

"Bagi oknum yang coba melakukan pelanggaran hingga membuat Pilkades tidak aman dan mengganggu kondusifitas Kamtibmas. Kalau terbukti akan dikenakan sanksi pidana," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru