Sediakan 1.776 Lowongan Kerja, Job Fair 2022 di Sidoarjo Diserbu Ribuan Pelamar

republikjatim.com
TINJAU - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi meninjau stand perusahaan di acara Job Fair 2022 didampingi Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo, Happy Setianingtyas di Alun-Alun Sidoarjo, Selasa (24/05/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Bursa Kerja (Job Fair) yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo diserbu ribuan pencari kerja. Proses pembukaan bursa kerja yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo ini digelar mulai tanggal 24 sampai 25 Mei 2022 di Alun-alun Sidoarjo.

Sekretaris Disnaker Pemkab Sidoarjo, Happy Setianingtyas mengatakan ada 46 perusahaan yang ikut meramaikan bursa kerja. Sedangkan jumlah dalam bursa kerja itu ada 1.776 lowongan kerja yang tersedia.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Untuk pendaftarannya, dalam job fair ini dilakukan secara online. Sekarang sudah ada sekitar 7.000 pelamar (pencari kerja)," ujar Happy Setianingtyas kepada republikjatim.com, Selasa (24/05/2022).

Selain pendaftaran online, kata Heppy Disnaker Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan tempat mendaftar secara offline. Hal ini, bertujuan untuk membantu para pencari kerja yang kesulitan saat daftar online.

"Kami juga menyiapkan tempat yakni Paseban Alun-alun sebagai tempat pendaftaran offline. Petugas pun mendampingi sampai pelajar bisa mendapat kesempatan bekerja dari ribuan," ungkap Happy.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menegaskan bursa kerja ini sebagai komitmen Pemkab Sidoarjo menjalankan 17 program kerja pasangan Gus Muhdlor - Subandi. Bagi Subandi tingginya angka pengangguran di Sidoarjo disebabkan adanya pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir memicu semakin banyak pelamar yang membutuhkan pekerjaan baru.

"Ini merupakan ikhtiar kita untuk mengurangi angka pengangguran di Sidoarjo. Kami meminta Disnaker untuk mengelola job fair ini dengan profesional. Tidak ada istilah titip-menitip. Biarkan mereka memilih tenaga kerja sesuai kebutuhan. Agar mereka tidak kapok bekerjasama dengan kita dan bisa membuka lapangan kerja yang lebih luas lagi," pintahnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara salah seorang pelamar, Nanda Safitri mengaku menjadi peserta job fair dan rela antri dari mulai pukul 06.00 WIB sebelum acara dimulai. Nanda mengaku baru lulus SMK tahun kemarin dan ingin mendapat pekerjaan sesuai dengan keahliannya.

"Tadi saya sudah melamar di 2 perusahaan berbeda-beda. Mudah-mudahan bisa segera diterima dan bisa bekerja," tandas pelajar asal Mojokerto ini. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru