Kapolresta Sidoarjo : Stok Vaksin Masih Tersedia, Terus Kejar Capaian Lansia

republikjatim.com
ZOOM - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro usai mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak Indonesia yang dihadiri Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Bakorwil Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (23/03/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, tentu harus berimbang dengan ketersediaan stok vaksin. Sampai saat ini, di Sidoarjo stok vaksin masih mencukupi.

Hal ini seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro usai mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak Indonesia yang dihadiri Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Bakorwil Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (23/03/2022).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Stok vaksin Covid-19 di Sidoarjo sampai sekarang masih tersedia dan aman. Silahkan masyarakat yang belum vaksin dosis kedua maupun ketiga dapat segera mendatangi gerai-gerai layanan vaksinasi. Baik dari Polri, TNI maupun Dinkes," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Sedangkan mengenai percepatan vaksinasi bagi masyarakat, Kusumo menambahkan akan semakin masif bersama pihak terkait untuk mengejar target vaksinasi dosis kedua bagi orang lanjut usia serta dosis ketiga secara keseluruhan.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Dengan semakin banyaknya masyarakat yang divaksin, diharapkan dapat memperkuat kekebalan komunal di tengah pandemi Covid-19 masih ada sampai sekarang. Kalau banyak masyarakat divaksin, nanti saat menjalankan ibadah Ramadhan lebih tenang," tegasnya.

Sementara tercapainya vaksinasi Kabupaten Sidoarjo per 22 Maret 2022, kata Kusumo ada beberapa poin yang harus dikejar guna mencapai target 70 persen dari pemerintah.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Yakni lansia dosis kedua masih 58,06 persen dan dosis ketiga lansia 12,15 persen," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru