Pastikan 125 Siswa Bebas Covid-19 Sebelum PKL, SMK Plus NU Sidoarjo Gelar Tes Swab Antigen

republikjatim.com
SWAB - Sebanyak 125 siswa kelas XI SMK Plus NU Sidoarjo melaksanakan tes swap antigen untuk memastikan anak didik yang akan menjalani PKL terbebas Covid-19, Jumat (04/03/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 125 siswa kelas XI SMK Plus NU Sidoarjo melaksanakan tes swap antigen, Jumat (04/03/2022). Tes Swab ini untuk memastikan anak didik yang akan menjalani magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) terbebas Covid-19.

Kepala SMK Plus NU, Nur Muchamad Sholichuddin mengatakan sebelum ratusan anak didiknya menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) pihak sekolah ingin memastikan mereka dalam kondisi tidak terpapar Covid-19. Hal ini, sebagai jaminan bagi tempat yang akan dijadikan magang anak-anak.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Artinya kehadiran peserta didik SMK Plus NU tidak membawa virus. Selain itu, kami ingin memberi kualitas kompetensi kepada anak didik, kami juga memberi jaminan anak-anak kami dalam keadaan sehat semua," ujar Nur Muchammad Sholichuddin kepada republikjatim.com, Jumat (04/03/2022).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Lebih jauh, Sholichuddin menjelaskan jika berdasarkan hasil tes swab ada yang positif terpapar Covid-19, maka pihak sekolah akan mewajibkan anak didik untuk menjalani isolasi mandiri (Isoman) hingga mereka dinyatakan negatif Covid-19.

"Karena tahun ini ada 37 tempat usaha dan tempat kerja yang akan menerima anak-anak untuk magang. Dudika ini merupakan bagian dari hasil jalin kerja sama sekolah," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Ketua Panitia PKL Tahun 2022, Lely Retno Septyorini menegaskan selama masa pandemi Covid-19 ini, ada prosedur khusus yang harus dijalani peserta didik sebelum melaksanakan PKL. Mereka juga diberi tambahan wawasan agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kegiatan swap kali ini dilaksanakan secara mandiri oleh sekolah. Peserta didik Jurusan Keperawatan dilibatkan sebagai tenaga kesehatan yang ditugaskan untuk menjalankan swab antigen," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru