Sidoarjo (republikjatim.com) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Sidoarjo menyebabkan terjadinya banjir di empat desa di wilayah Kecamatan Porong. Banjir langganan setiap musim hujan ini, disebabkan pendangkalan sejumlah sungai yang melintasi keempat desa langganan banjir itu.
Keempat desa langganan banjir ini yakni Desa Pesawahan, Candipari, Kedungsolo dan Desa Wunut, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi didampingi Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito, Kepala Dinas Sosial M Asrofi dan Plt Ketua Baznas M Ilhamudin meninjau langsung lokasi langganan banjir. Salah satunya di Balai Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (01/03/2022).
"Keempat desa tersebut menjadi langganan banjir. Banjir ini rutin terjadi setiap tahun. Rata-rata ketinggian genangan air yang masuk ke halaman rumah warga antara 15 -25 sentimeter," ujar Subandi kepada republikjatim.com, Selasa (01/03/2022).
Lebih jauh, Subandi menjanjikan usai menggelar sidak pihaknya bakal melaksanakan pengerukan dan melebarkan kali yang sudah mulai dangkal. Tahun ini, kata Subandi Pemkab Sidoarjo akan menggarap normalisasi kali di wilayah Desa Pesawahan itu. Langkah ini dinilai bisa memperlancar arus air kali yang saat ini kondisinya mengalami pendangkalan.
"Normalisasi itu, sudah masuk anggaran tahun ini. Triwulan ke II atau April sudah mulai dikerjakan. Termasuk normalisasi DAM kali yang dilewati empat desa itu. Kemudian nanti akan dibangun MCK di Desa Candipari dan Desa Pesawahan," janjinya.
Saat ini, kata Subandi Dinas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo dalam proses mengirim alat berat yang digunakan untuk normalisasi sungai di bendungan pesawahan. Sedangkan Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo bakal menggelontorkan bantuan sembako sebanyak 500 paket untuk warga korban langganan banjir tahunan itu.
"Untuk mengantisipasi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) bakal mendirikan Posko Kesehatan. Pemkab Sidoarjo juga mengupayakan ketersediaan air bersih untuk warga terdampak banjir lewat Baznas Sidoarjo," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito mengaku Satgas penanggulangan banjir dalam waktu dekat akan mendirikan posko penanganan banjir di dua desa. Yakni di Desa Pesawahan dan Desa Candipari.
"Untuk kebutuhan MCK dan air bersih BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Baznas Sidoarjo," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi