Wabup Sidoarjo Beri Santunan Keluarga Almarhum Tukiman yang Meninggal di Rumah Sakit dan Tak Bisa Dipulangkan

republikjatim.com
SANTUNI - Wabup Sidoarjo Subandi prihatin karena Pemkab Sidoarjo tidak bisa mencover biaya perawatan almarhum Tukiman yang dirawat di rumah sakit swasta saat bertemu anak korban di Balai Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Rabu, (12/01/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anak almarhum Tukiman warga Dusun Sumotuwo, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo akhirnya bernafas lega. Karena keluarga almarhum mendapat membawa pemulangan jenazah ayahnya.

Almarhum meninggal karena keterbatasan biaya tidak bisa membawa pulang jenazah Tukiman. Almarhum yang sempat dirawat tiga hari di salah satu rumah sakit swasta ini meninggal dunia Senin (10/01/2022) malam. Namun berkat fasilitasi Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi jenazah akhirnya dapat dibawa pulang keluarganya.

Baca juga: Bom Waktu 992 Kursi Gaib Saat SPMB SMPN di Sidoarjo Rampas Hak Anak-Anak Jujur

Atas kejadian itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi merasa prihatin. Dikatakannya Pemkab Sidoarjo tidak bisa mencover biaya perawatan almarhum dikarenakan dirawat di rumah sakit swasta. Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki almarhum juga sudah berhenti.

Namun dirinya bersama paguyuban Kepala Desa Sidoarjo berupaya menuntaskan permasalahan seperti itu. Hal ini dikatakannya usai mengucapkan bela sungkawa kepada salah satu anak almarhum di balai Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (12/01/2022).

Baca juga: Yakin Penggugat Menangi Sengketa Tembok Mutiara Regency, PH Klaim Bupati Sidoarjo Goyah Uji Legalitas Kebijakan

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyempatkan memberi bantuan secara pribadi sekaligus menyerahkan santunan dari Baznas Kabupaten Sidoarjo.

"Kami meminta kasus seperti ini tidak terulang lagi di Sidoarjo," ujar Wabup Sidoarjo, Subandi kepada republikjatim.com, Rabu (13/01/2022).

Baca juga: Tax Morale, Kepercayaan dan Resiliensi UMKM

Selain itu, Subandi mewanti-wanti kepada seluruh pejabat pemerintahan untuk segera menyelesaikan persoalan seperti ini jika ada permasalahan lagi di lapangan.

"Harapan saya ke depan jangan sampai terjadi seperti ini lagi. Itu pesan paling pentingnya," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru