Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai sangat terdampak pandemi Covid-19. Bahkan pandemi bisa mengancam kelangsungan bisnis bagi pelaku usaha rumahan itu.
Meski seluruh lapisan masyarakat terdampak Covid-19, tetapi penyelamatan UMKM dari dampak pandemi Covid-19 dinilai sangat penting bagi perekonomian nasional.
Karena itu, anggota Komisi IX DPR RI Dapil Jatim I Surabaya - Sidoarjo, Lucy Kurniasari berupaya meringankan beban para pelaku UMKM dan usaha di tingkat pedesaan itu. Srikandi Partai Demokrat ini pada Tahun 2022 menggelontorkan bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI dalam Program TKM Pemula Ultra Mikro TKM UM Warung Tradisional. Penyerahan bantuan itu berlangsung di Pendopo Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Kamis (07/01/2022).
"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai tambahan modal usaha ibu-ibu. Saya datang untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan penyalurannya tidak ada masalah. Karena Laporan Pertanggungjawaban (Lpj) dari bantuan ini akan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," ujar Ning Lucy kepada republikjatim.com, Kamis (06/01/2022).
Selain itu, Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya ini memastikan jika semua bantuan bakal tersalurkan sesuai dengan kebutuhan.
"Insyaallah bantuan bakal tepat sasaran," paparnya.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Sementara Kades Penambangan, Helmy Firmansyah mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian kepada warganya selaku pelaku UMKM. Khususnya para PKL yang berada di Desa Penambangan, yang telah memberikan bantuan.
"Soal program Stunting dan pembangunan desa khususnya Pasar Desa untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakat di tengah paska pandemi Covid-19," papar bapak satu anak ini.
Meski demikian, harapan Helmy dan warga Desa Penambangan, anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari tidak putus hubungan komunikasi dengan masyarakat kecil. Termasuk memberi bantuan UMKM yang kali ini diberikan.
"Semoga bantuan ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya bagi penerima demi menunjang kebutuhan hidup keluarga. Alhamdulillah, stunting dan gizi buruk khususnya Desa Penambangan tidak ada. Semua berkat kerja ibu-ibu PKK. Selain itu, saran dan bimbingan sangat saya harapkan demi menjadikan desa yang lebih baik lagi," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi