Hendak Belok Kanan di Pertigaan Tugu Pancasila, Pengendara Motor Asal Sukodono Tewas Ditabrak Arek Prambon

republikjatim.com
OLAH TKP - Sejumlah Petugas Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo menggelar olah TKP tabrakan motor lawan motor di JL Raya Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Selasa (21/12/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut terjadi di JL Raya Mojosari - Krian, Selasa (21/12/2021). Dalam kecelakaan antar pengendara motor melawan motor itu, menyebabkan seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian dan seorang lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka serius di bagian kepala," ujar Kanit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono kepada republikjatim.com, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Dorong Generasi Cerdas dan Berdaya Saing, Pemkab Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa Pelajar Tahun 2026

Sugeng menjelaskan kedua motor yang terlibat kecelakaan di Simpang Tiga Monumen Pancasila Prambon itu yakni motor Honda bernopol W 3662 XR yang dikendarai Moch Chotib (60) warga Griya Bhayangkara, Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Sedangkan lawannya, sepeda motor Yamaha bernopol W 2209 WE yang dikendarai Imam Hanafi (27) warga JL Pertukangan, Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo.

"Kronologisnya, semula sepeda motor Honda bernopol W 3662 XR berjalan dari arah selatan (Mojosari) menuju utara (Krian). Sesampainya di lokasi kejadian, motor berusaha belok ke arah timur (Wonoayu). Kemudian bertabrakan dengan motor Yamaha bernopol W 2209 WE yang berjalan dari arah utara (Krian) menuju selatan (Mojosari) itu," ungkapnya.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Dalam kasus tabrak depan samping ini, korban meninggal dunia adalah Moch Chotib. Sedangkan korban terluka adalah Imam Hanafi. Sementara kerugian materiil dalam kecelakaan itu sekitar Rp 500.000.

"Faktor yang mempengaruhi laka lantas itu, untuk sementara diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda," tegas Sugeng.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sementara petugas yang mendapatkan laporan kecelakaan itu langsung mendatangi dan menggelar olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, mencari saksi-saksi dan mengajukan permohonan visum luka dan mayat korban untuk penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini kasus laka lantas ini ditangani Unit Laka Satuan Lantas Polresta Sidoarjo," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru