Sidoarjo (republikjatim.com) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sidoarjo mengirim bantuan sosial (Bansos) dan relawan untuk korban awan panas guguran Erupsi Semeru di Lumajang. Bantuan ini diserahkan di posko peduli Semeru PKB Lumajang yang bertempat di Pesantren Ulul Albab Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi mengatakan bansos yang diberikan berupa baju baru anak-anak dan dewasa, obat-obatan, selimut, mie instan dan sembako lainnya. Menurutnya, kader dan relawan juga bakal melakukan kegiatan trauma healing untuk korban erupsi Gunung Semeru.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Bantuan ini merupakan komitmen PKB untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus meringankan beban korban erupsi Gunung Semeru. Ini sudah menjadi amanat dari Ketum (Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar) untuk melakukan kegiatan peduli korban Erupsi Gunung Semeru," ujar Subandi, Senin (13/12/2021).
Selain itu, Subandi bersama dengan anggota Fraksi PKB Sidoarjo juga bakal mengawal langsung pengiriman bansos itu. Bahkan bersama relawan bakal mengunjungi titik pengungsian untuk memberikan trauma healing agar bisa meminimalisir dampak psikis dari korban Erupsi Gunung Semeru.
"Kegiatan trauma healing ini untuk memberikan penguatan mental korban Erupsi Gunung Semeru. Artinya, mereka tidak sendiri. Kita adalah saudara dan sudah tugas kita untuk bahu membahu meringankan beban mereka yang menjadi korban bencana alam," tegasnya.
Sementara Ketua DPC PKB Lumajang, Anang Ahmad Saifuddin mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus DPC PKB Sidoarjo yang telah turut serta memberikan bantuan kepada warga terdampak Erupsi Gunung Semeru.
"Alhamdulillah bantuan dari PKB Sidoarjo ini sudah kami terima di Posko Gus Muhaimin di Lumajang. Kami akan segera membagikan bantuan ini kepada warga terdampak," tandasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Diketahui, Gunung Semeru mengalami erupsi, Sabtu (06/12/2021) dengan mengeluarkan abu vulkanik tanpa terdeteksi sebelumnya. Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setidaknya ada 22 orang tewas, sementara 22 orang dinyatakan hilang dan 56 lainnya mengalami luka-luka. Erupsi Gunung Semeru ini juga berdampak terhadap 5.205 jiwa.
Erupsi Semeru ini mengundang keprihatinan dan kepedulian banyak kalangan untuk berbondong-bondong melakukan penggalangan dana dan menyalurkan bantuan kepada korban Erupsi Gunung Semeru. Hel/Waw
Editor : Redaksi