Tingkatkan Religiusitas, Lapas Porong Ajak Warga Binaan Ngaso

republikjatim.com
RELIGIUS - Para warga binaan Lapas Porong menggelar pengajian rutin di blok hunian lewat program ngaji dan solat bersama (Ngaso), Jumat (19/11/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kondisi overkapasitas di Lapas Kelas I Surabaya, mendorong Kanwil Kemenkumham Jatim harus disikapi dengan cara-cara kreatif. Termasuk dalam menerapkan pembinaan kerohanian kepada warga binaan.

Lapas yang terletak di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong itu menggelar pengajian rutin di blok hunian lewat program ngaji dan solat bersama (Ngaso).

Baca juga: Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

"Program ini dibuat di blok hunian karena Masjid Lapas tidak cukup menampung seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)," ujar Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Gun Gun Gunawan, Sabtu (20/11/2021).

Sebenarnya, lanjut Gun Gun, pihaknya menggiatkan solat 5 waktu bersama di masjid Lapas. Namun, pihaknya memberikan tambahan asupan rohani lewat program Ngaso itu.

"Ngaso ini rutin kita gelar dari blok satu ke blok yang lain pada malam Kamis - Jumat," ungkap Gun Gun.

Baca juga: Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Selain sebagai sarana ibadah, forum keagamaan ini menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga binaan sekaligus petugas. Maklum, masyarakat Jawa Timur selama ini memang erat dengan budaya tahlil maupun doa bersama.

Kegiatannya pun disamakan dengan kegiatan tahlil di desa-desa. Mulai dari tawasul pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan pembacaan istighosah yang dipimpin salah satu ustadz yang bertugas di Masjid Nurul Fuad Lapas Surabaya.

"Kami buat semirip mungkin dengan budaya yang ada di masyarakat agar mereka merasa sedang bermasyarakat," tegasnya.

Baca juga: Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Sementara pada Jumat (19/11/2021) malam, Ngaso bertempat di Blok C yang diikuti sebanyak 45 warga binaan. Mereka terlihat khusyuk dalam membaca tiap kalimat-kalimat doa. Usai kegiatan, petugas juga memberikan informasi tentang peraturan dan perkembangan proses pembinaan bagi warga binaan.

"Kami berharap warga binaan bisa semakin tenang, sehingga kondisi Lapas juga tetap aman," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru