Sidoarjo (republikjatim.com) - Hujan bercampur angin mengakibatkan puluhan rumah warga Desa Pepe dan Dusun Wagir, Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati atap rumahnya porak poranda, Kamis (04/11/2021). Berdasarkan datanya ada sekitar 28 rumah warga di dua desa itu yang mengalami kerusakan di bagian atapnya itu.
Karena itu, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi bersama Dinas Sosial, dan Badan Nasional Penanggunan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo meninjau lokasi bencana puting beliung yang menerjang puluhan rumah warga itu, Jumat (05/11/2021).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Peninjauan ini, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Sidoarjo terhadap warga yang rumahnya diterjang puting beliung. Korban puting beliung juga mendapatkan santunan dan mengganti atap rumah warga yang rusak dengan asbes.
"Perubahan iklim ini mendorong Pemkab Sidoarjo bersama TNI-POLRI sudah melakukan persiapan dalam rangka menghadapi adanya bencana yang menimpa rumah warga seperti yang terjadi saat ini. Kami sudah antisipasi dengan apel bersama mempersiapkan langkah dalam mengantisipasi perubahan musim ini," ujar Wakil Bupati Subandi kepada republikjatim.com, Jumat (05/11/2021).
Tidak hanya BPBD, Dinas Sosial, Polres Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo juga bersinergi mengantisipasi perubahan musim itu. Termasuk melibatkan jajaran stakeholder kecamatan dan desa. Seperti perangkat kecamatan, Pemerintah Desa diminta untuk turut membantu mengatasi bencana alam saat musim hujan.
"Mulai dari Kepala Desa, Camat dan Danramil sampai jajaran kepolisian semuanya bersama-sama ikut menyelesaikan tugasnya masing-masing selama ada bencana di musim hujan," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Wakil Bupati Sidoarjo berpesan agar selalu mengedepankan kerja sama antar institusi negara dalam mengantisipasi dan menanggulangi semua.
"Terutama masalah bencana alam yang terjadi di Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw/Adv
Editor : Redaksi