Sidoarjo (republikjatim.com) - Pencapaian vaksinasi dosis pertama di Sidoarjo sudah menembus 71 persen lebih dan dosis kedua 39 persen. Sedangkan untuk vaksinasi bagi orang lanjut usia (lansia) dosis pertama masih 43 persen. Namun upaya akselerasi vaksinasi terus dimasifkan Polresta Sidoarjo dengan berbagai terobosan.
Salah satu terobosan yang dihadirkan Polresta Sidoarjo adalah penajaman vaksinasi ke desa dan perkampungan, dengan meluncurkan kendaraan vaksinasi keliling. Terdiri dari dua motor, tujuh mobil jenis MPV dan dua bus kecil. Masing-masing membawa tiga tenaga kesehatan serta 100 dosis vaksin Covid-19 setiap mobil.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Peluncuran kendaraan vaksinasi keliling itu, digelar di Polresta Sidoarjo, Sabtu (16/10/2021). Kendaraan kemudian diberangkatkan langsung ke desa oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
"Sasaran wilayah vaksinasi saat ini lebih ke pelosok desa, dusun dan perkampungan. Karena itu, kami hadirkan kendaraan yang dapat menuju ke tempat itu. Nanti tenaga kesehatan akan berkolaborasi dengan bidan desa, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Sabtu (16/10/2021).
Lebih jauh, Kusumo menjelaskan dengan adanya kendaraan vaksinasi keliling ke pelosok desa ini, diharapkan masyarakat yang belum divaksin dapat memanfaatkan layanan ini. Khususnya bagi para lansia agar tidak perlu jauh-jauh datang ke gerai vaksin di kota.
"Untuk mengakses layanan vaksinasi keliling Polresta Sidoarjo, perwakilan warga dapat langsung berkordinasi dengan ketua RT/RW atau bisa menghubungi Bhabinkamtibmas, Babinsa dan bidan desa setempat," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara dalam kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menilai percepatan vaksinasi akan terus dimasifkan oleh TNI, Polri bersama pemerintah.
"Tujuannya untuk membentuk herd immunity, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi