Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua TP PKK Sidoarjo, Ny Sa’adah Ahmad Muhdlor melanjutkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu dan warga terdampak Covid-19. Dalam kunjungan ini ada 200 paket sembako yang dibagikan bagi 4 desa. Diantara Desa Sumberejo, Ploso, Mojorangagung dan Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Senin (27/09/2021).
Selain membagikan bansos secara simbolis kepada warga untuk meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat di tengah pandemi, Ning Sasha menyempatkan diri untuk melihat potensi yang ada di desa-desa yang dikunjungi bersama TP PKK. Seperti saat mengunjungi desa ke 38 yaitu di Desa Ploso Ning Sasha melihat adanya potensi yang bisa diangkat dan bisa dikembangkan lagi.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Seperti di Desa Ploso ini banyak sungai yang melintas di Desa Ploso. Bahkan ada salah satu sungai yang airnya tenang hingga muncul inspirasi yang bisa di wujudkan di tahun depan TP PKK Sidoarjo akan membentuk Satgas Peduli Lingkungan yang di dalamnya ada Satgas Peduli Sungai.
"Nanti kami usulkan kepada Dinas PMD agar setiap desa diberi penghargaan lomba kebersihan sungai seperti negara tetangga Singapura. Di Singapura yang notabene negara tidak luas, akan tetapi segala potensi yang ada di daerahnya betul-betul digali. Salah satunya sungai dirawat, dipercantik dan dijadikan jujugan wisata. Serta diolah warga sekitar agar setiap potensi desa bisa terangkat," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ning Sasha dengan contoh ini maka menjadi inspirasi bagi Pemkab Sidoarjo, khususnya TP PKK Kabupaten Sidoarjo agar menggerakkan kader-kadernya untuk merawat sungai. Hal ini, agar bebas pencemaran dari sampah maupun limbah-limbah sungai.
"Karena pada dasarnya setiap desa bisa menggali potensi daerahnya sendiri yang bisa digali dan dikembangkan. Nanti akan dihubungi DLHK agar menegur pabrik-pabrik yang sudah mencemari sungai. Selain itu, akan diupayakan adanya CSR untuk bisa membantu mempercantik pinggiran sungai dengan cat," tegasnya.
Karena itu, Ning Sasha mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan potensi desa yang ada. Bahkan campur tangan ibu-ibu sangat dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan itu.
"Mari bersama jaga sungai, saling mengingatkan jangan sampai membuang sampah di sungai agar cita-cita mengangkat potensi besar Desa Ploso agar segera terwujud sungai yang bersih, indah dan warna-warni. Nanti akan banyak yang membuka usaha. Bayangkan betapa nilai ekonomi bisa bertambah untuk warga sekitar. Kami mohon dukungan dan kerjasama dari semua warga," pintahnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Camat Wonoayu, Probo Agus Sunarno mengucapkan banyak terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Sidoarjo yang peduli dengan membantu meringankan kebutuhan ekonomi kepada masyarakat Wonoayu di tengah dampak pandemi Covid-19 ini.
"Saya sangat bersyukur atas kunjungan TP PKK dalam rangka menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu. Semoga bantuan yang disampikan dapat menringankan kebutuhan warga sekitar," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi