Mes Pegawai dan Gudang Barang Bekas di Ponorogo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 40 Juta

republikjatim.com
KEBAKARAN - Petugas PMK memadamkan api yang membakar habis mes karyawan dan gudang barang bekas di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Senin (02/08/2021) sore.

Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo digemparkan kebakaran hebat yang meludeskan mes pegawai dan gudang pengepulan barang bekas milik Ribut (50) warga setempat, Senin (02/08/2021) sore. Kebakaran meludeskan bangunan mes pekerja dan gudang rongsok milik perempuan yang miliki usaha sebagai pengepul barang bekas ini.

"Saat terbakar pemilik dan pekerja sibuk memilah rongsokan bersama anak-anaknya. tiba-tiba dari gudang rongsok yang digunakan menumpuk botol plastik dan mes pegawai di belakang rumah ada kepulan asap hitam," ujar Kapolsek Jetis, AKP Edy Sucipto kepada republikjatim.com.

Baca juga: Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

Lebih jauh Edy yang juga mantan Kabag Humas Polres Ponorogo ini menjelaskan usai mendapat laporan dari Kades Ngasinan, petugas yang di lokasi kejadian melihat api cepat membakar timpukan botol plastik dan mes karyawan yang terbuat semi permanen itu.

Baca juga: Dinilai Kuat Unsur Korupsinya, Korban Pungli BLTS Kesra Buduran Mulai Diperiksa Penyidik Tipikor Polresta Sidoarjo

"Karena api sudah membumbung tinggi hingga mengakibatkan asap hitam, petugas langsung minta dikirim dua mobil PMK untuk memadamkan api. Baru 3 jam kemudian api bisa dipadamkan," ungkapnya.

Edy menceritakan kebakaran ini berawal dari kebakaran gudang yang berada di belakang rumah korban (Ny Ribut). Kemudian saat dicek api sudah berkobar membakar bangunan mes pegawai dan merembet ke dapur serta tumpukan botol plastik bekas kemasan minuman itu.

Baca juga: Kasus Investasi Bodong Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Serahkan 9 Bukti Baru ke Penyidik Bareskrim Polri

"Api berhasil dipadamkan setelah kedatangan dua unit mobil PMK dan satu tangki milik BPBD Ponorogo. Meski tidak ada korban jiwa, tapi kerugian korban mencapai Rp 40 juta," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru