Gus Muhdlor Minta Puluhan LPK di Sidoarjo Mendidik Mental Kerja Peserta Didiknya

republikjatim.com
BIMTEK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) membuka acara Bimtek Tata Kelola bagi puluhan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ada Sidoarjo dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo, Selasa (08/06/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ada di Sidoarjo mendapat Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo, Selasa (08/06/2021). Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Disnaker Pemkab Sidoarjo.

Acara dibuka Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) sekaligus dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo, Usman.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berharap melalui pelatihan seperti ini tata kelola LPK ke depan akan lebih maju lagi. Selain itu, kualitas serta pelayanan yang diberikan LPK bakal semakin meningkat. Harapannya, akan menciptakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi yang mumpuni.

"Kami mohon lewat Bimtek Tata Kelola ini kualitas LPK ini meningkat, pelayanannya bagus, tata kelola interennya juga bagus dan menghasilkan instruktur-instruktur yang mumpuni. Tujuannya, Sidoarjo mencetak pahlawan-pahlawan baru di bidang ketenagakerjaan yang bisa membuat Sidoarjo lebih baik lagi," ujarnya.

Selain itu, Gus Muhdlor berharap ada persamaan persepsi soal kompetensi yang diberikan LPK. Yakni ada kesesuaian pelatihan dengan kebutuhan SDM perusahaan. Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor melihat ada beberapa LPK yang memberikan pelatihan. Tetapi, kompetensi yang dihasilkan tidak dibutuhkan dunia industri.

"Kami melihat beberapa BLK termasuk LPK ini dalam tanda kutip kurang menyentuh saat memberi pelatihan. Bahkan materinya tidak sesuai apa yang dibutuhkan industri di Sidoarjo," ungkapnya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tidak hanya itu saja, Gus Muhdlor juga meminta agar LPK yang ada tidak hanya memberi pelatihan kerja saja. Tetapi juga memberi pelatihan membangun karakter siswa didiknya diharapkan juga direalisasikan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah membangun mental pekerja agar survive dalam dunia kerja. Hal itu dapat dicapai melalui pelatihan karakter.

"Ini penting. Ke depan, pelatihannya bukan hanya membangun kompetensi tapi jiwa dan karakternya saja, tetapi karakter survival ini yang kurang harus ditingkatkan di Sidoarjo," tegasnya.

Sementara Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo, Feny Apridawati menegaskan saat ini ada 70 LPK yang berdiri di Sidoarjo. Termasuk BLK LN maupun BLK Komunitas. Pihaknya berharap ke depan BLK Komunitas akan banyak dibangun di Sidoarjo.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Melaui LPK BLK seperti ini menjadi harapan mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan Subandi menciptakan 100.000 lapangan pekerjaan baru. Ini merupakan harapan yang paling luar biasa untuk Sidoarjo dalam rangka mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati," ungkapnya.

Mantan Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo ini, menilai setiap tahun Bimtek seperti ini digelar dengan tujuan memberi pengetahuan dalam mengelola suatu lembaga pelatihan kerja. Feny meminta output dari pelatihan yang dilakukannya.

"Misalnya, feedback data setiap akhir semester yang dilaporkan kepada Disnaker. Karena kami ingin mengetahui berapa jumlah siswa yang dilatih serta berapa siswa yang ditempatkan dan dapat pekerjaan dari LPK. Kalau nanti ada siswa (lulusan) LPK, misalnya mengalami kejadian keluar kerja, kami juga diberi informasi agar kami bisa menindaklanjuti," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru