Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) tidak mau gegabah dalam menentukan empat jajaran direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Meski, pihaknya sudah melaksanakan wawancara terhadap 20 calon direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo di ruang kerja Bupati Sidoarjo, Selasa (18/05/2021) kemarin.
Dari 20 calon itu, rencananya bakal diambil 4 orang direksi. Rata-rata setiap direksi masih ada sebanyak 5 calon nominator. Diantaranya Direktur Utama (Dirut), Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Direktur Operasional.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Kami tidak mau gegabah dalam menentukan para direksi yang layak menduduki jabatannya masing-masing. Karena hampir semua calon cukup baik dan secara umum profesional," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Rabu (19/05/2021).
Karena itu, lanjut Bupati Sidoarjo yang juga Alumnus Fisip Unair Surabaya ini tetap tidak mau gegabah dalam menentukan para direksi yang layak mengisi kekosongan empat jabatan direksi di PDAM Delta Tirta Sidoarjo itu. Apalagi yang harus dinilai bukan hanya kualitasnya saja, akan tetapi juga integritasnya harus dipertimbangkan.
"Pertimbangan ini agar terlihat integritasnya, prestasinya dan kualitasnya. Itu yang masih diperdalam lagi bersama tim Panitia Seleksi (Pansel)," imbuhnya.
Gus Muhdlor menilai komposisi para calon direksi PDAM Delta Tirta di Sidoarjo cukup beragam dan banyak pengalaman. Diantaranya karena ada seorang profesor adminitrasi negara, ada pakar bidang ekonomi dan ada pakar enginering (permesinan) yang sudah sangat mumpuni.
"Ketiga kreteria dan kemampuan itu, akan diakumulasikan untuk menentukan pilihan terbaik. Terutama dalam menentukan Dirut PDAM. Karena Dirut PDAM ini harus memiliki kemampuan yang sangat komplek dan harus menguasai ketiga kemampuan bidang itu," tegasnya.
Bagi Gus Muhdlor seorang calon Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo tidak bisa dari orang biasa-biasa saja. Termasuk dari calon yang hanya menguasai satu bidang saja tidak bakal bisa mengisi posisi Dirut PDAM Sidoarjo.
"Sampai sekarang kami tidak mau gegabah memutuskan hasilnya siapa saja yang layak. Kami masih akan melakukan pertemuan lagi bersama tim Pansel untuk meramu yang cocok dan bisa selaras dengan pembangunan yang direncanakan Bupati dan Wakil Bupati," ungkapnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Bahkan, lanjut Gus Muhdlor juga harus bisa membangun jaringan dengan pemerintah pusat. Hal ini lantara Sidoarjo memiliki program SPAM Umbulan.
"Kami butuh direksi yang mau bergerak progresif. Karena airnya sudah ada (ready), tetapi jaringannya belum. Jaringan sudah begitu banyak, tapi masih memakai eksisting belum ada penambahan sambungan rumah (SR). Itu yang harus ditambahkan agar kebutuhan masyarakat Sidoarjo akan air bersih terpenuhi," tandas Bupati muda ini. Hel/Waw
Editor : Redaksi