Sidoarjo (republikjatim.com) - Selama berlangsungnya pandemi Covid-19 jumlah warga Sidoarjo yang menerima bantuan sosial total mencapai 1,3 juta jiwa. Jumlah ini rencananya akan ditambah lagi oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) sebanyak 15.000 orang.
Syaratnya data baru penerima ini belum menerima bantuan sosial dalam bentuk apapun yang selama ini disalurkan pemerintah pusat dan daerah. Program bantuan untuk 15.000 orang itu, berupa pemberian beras 20 kilogram setiap bulan sampai akhir Tahun 2021.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Kebijakan ini diambil Gus Muhdlor untuk membantu meringankan beban masyarakat Sidoarjo yang kurang mampu dan selama ini belum masuk data penerima Bansos. Baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah.
Puluhan masyarakat yang hadir dalam Safari Ramadhan pemberian santunan kepada Dhuafa di Masjid Nurul Huda Kecamatan Krembung tampak senang. Apalagi ada informasi penambahan kuota penerima bantuan sosial itu disampaikan langsung Gus Muhdlor.
"Program pemberian bantuan akan diperbanyak lagi. Saat ini sudah 1,3 juta jiwa yang menerima bansos. Akan ditambah lagi 15.000 orang. Syaratnya yang masuk data 1,3 juta jiwa dan belum menerima program bansos dari pemerintah pusat maupun daerah," ujar Gus Muhdlor usai menyerahkan bantuan kepada dhuafa di Masjid Nurul Huda, Krembung, Senin (10/05/2021).
Selain menambah jumlah penerima bansos, Bupati Sidoarjo yang juga alumni Universitas Airlangga Surabaya ini berjanji akan segera mempercepat proses program kesehatan BPJS gratis kelas tiga bagi warga yang ber-KTP Sidoarjo. Gus Muhdlor melihat program BPJS gratis akan sangat membantu meringankan beban hidup warga Sidoarjo.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Insyallah dalam waktu dekat bantuan beras 20 kilogram yang diberikan setiap bulan untuk 15.000 orang sudah bisa dijalankan dan program BPJS gratis bisa segera dinikmati warga Sidoarjo perkiraan bulan Juni 2021 ini," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi