Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan penghafal Al Qur'an (Hafidz dan Hafidzoh) mendapat penghargaan dari Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Penghargaan berupa uang sebesar Rp 4 juta ini diserahkan Bupati Gus Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa, Senin (12/04/2021).
Dalam pemberian penghargaan itu, total ada 650 orang hafidz dan hafidzoh yang mendapat uang penghargaan yang masing-masing mendapatkan Rp 4 juta. Sedangkan jumlah Qori' dan Qori'ah ada 40 orang yang mendapat uang penghargaan masing - masing Rp 3,5 juta.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para penghafal Al Quran dan Qori. Untuk itu, kami minta kepada para penerima jangan melihat nominalnya tetapi bentuk kepeduliannya Pemkab Sidoarjo kepada para hafidz dan hafidzoh harus diperhatikan," ujar Gus Muhdlor.
Selain itu, Gus Muhdlor manyampaikan jika Sidoarjo adalah pioner dan pelopor di Jawa Timur yang memiliki program pemberian penghargaan kepada hafidz dan hafidzoh serta qori.
"Sidoarjo termasuk daerah pertama di Jatim yang mempunyai program pemberian penghargaan kepada para penghafal Al qur’an," imbuh Alumnus Unair Surabaya ini.
Untuk membentuk kesalehan, kata Gus Muhdlor kuncinya adalah belajar Al qur’an. Selain dibaca juga dipahami. Hal ini sejalan dengan visinya sebagai Bupati Sidoarjo yang akan mewujudkan Sidoarjo menuju kesalehan sosial dan spiritual.
"Kami merasa prihatin dengan generasi sekarang karena sudah jarang terlihat anak-anak berangkat ngaji ke TPQ. Untuk itu, kami berterimakasih dan berpesan kepada para penghafal Al Qur’an dan juga para Qori untuk terus berjuang mendidik generasi muda Sidoarjo agar lebih mencintai Al qur’an," pintah putra keenam KH Agoes Ali Masyhuri ini.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Alumnus Unair Surabaya meminta para senior kami para hafidz dan hafidzoh agar konsisten dengan upayanya dalam mendidik dan menjaga keistiqomahan menghafal Al qur’an.
"Kepada para Qori tetap berjuang mengajar dan memperbanyak TPQ untuk mendidik dan mencetak generasi yang berakhlakul karimah," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi