Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat Dua Bulan Ini Segera Dikerjakan

republikjatim.com
SURVEI - Sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo dan pemenang tender lelang pembangunan RSUD Sidoarjo Barat serta konsultan dan kontraktor mensurvei lokasi di Kelurahan Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (15/03/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat bakal segera direalisasikan dalam dua bulan ke depan. Ini menyusul, sejumlah pejabat Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemkab Sidoarjo mensurvei lokasi pembangunan RSUD Sidoarjo Barat di Desa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (15/03/2021).

Tidak hanya pejabat dalam survei ini, juga dihadiri rekanan pemenang lelang sekaligus konsultannya. Bahkan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakkemerakan juga ikut dalam survei lokasi dan lahan itu.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Disini rencana lokasi pembangunan RSUD Sidoarjo barat (Sibar) bertipe C itu. Rencana pembangunan ini sudah lama diinginkan warga Sidoarjo bagian barat," ujar Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perkim Pemkab Sidoarjo, Yanuar Santosa kepada republikjatim.com, Senin (15/03/2021) disela-sela survei lokasi.

Yanuar menjelaskan rencana pembangunan RSUD Sidoarjo Barat sudah berlangsung cukup lama. Yakni prosesnya sudah sekitar 3 tahun lalu. Saat ini, untuk proses pemilihan Manajemen Konstruksi (MK)-nya dimenangkan PT Sirama Karya (SK).

"Penyusunan dasarnya sudah selesai. Sekarang pemilihan untuk kontraktor dan konsultannya agar terintegrasi dalam menyusun pekerjaan antara kontraktor dan Pemkab Sidoarjo," imbuhnya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Yanuar berharap pekerjaan dasar pembangunan RSUD Sidoarjo Barat itu bisa diselesaikan dalam dua bulan ke depan sampai proses selesai. Bahkan bisa langsung dikerjakan di lapangan dan akhir Desember 2021 ini pekerjaan sudah selesai.

"Karena itu, kami minta dukungan dari warga sekitar. Karena di lokasi ada sembilan toko sekarang mereka diminta untuk pindah. Makanya, untuk makam punden tetap dibiarkan karena RSUD Sidoarjo barat menelan anggaran Rp 167 miliar," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Kepala Kelurahan Tambakkemerakan, Wulyono mengaku senang atas dibangunnya RSUD Sidoarjo Barat. Apalagi RSUD Sidoarjo Barat adalah diharapkan warga selama bertahun-tahun.

"Meski pembangunan RSUD Sidoarjo Barat baru sekarang terealisasi, kami sudah sangat berterima kasih. Karena RSUD ini keuntungan bagi kita. Kalau mau berobat tidak perlu jauh-jauh ke Sidoarjo Kota. Apalagi, secara ekonomi masyarakat kita masih menengah ke bawah. Kami berharap rumah sakit baru ini membuka lapangan pekerjaan," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru