Jalan Ambles Jalur Utama Menuju Kampung Halaman Mantan Presiden SBY Terus Diuruk

republikjatim.com
PERBAIKAN - Sejumlah petugas dan pekerja sibuk memperbaiki jalan ambles JL Raya Ponorogo-Pacitan, Dusun Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Selasa (16/02/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Jalan utama menuju kampung halaman mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ambles di Dusun Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Sidoarjo sekitar dua minggu lalu sampai hari ini belum normal. Sejumlah pihak terkait terus berada di lokasi amblesnya jalan Ponorogo - Pacitan itu, termasuk Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim memperbaiki jalan ambles itu secara maraton.

Meski diperbaiki, setiap hari selalu ada penurunan tanah di lokasi yang berada di ruas titik 225.900 KM Surabaya itu.

Baca juga: Hemat Elpiji Hingga 40 Persen, Bupati Subandi Dorong Perluasan Penerima Manfaat Jaringan Gas Bumi untuk Warga Sidoarjo

Kasi Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga Jatim di Madiun, Jarwoto mengaku mengejar target perbaikan jalan provinsi yang merupakan jalur utama menuju kampung halaman mantan Presiden SBY melalui Ponorogo itu. Hal ini agar segera bisa digunakan dua jalur.

Baca juga: Cegah Zoonosis Sejak Dini, Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Sediakan Vaksinasi Rabies Hewan Gratis

"Kami hari ini meratakan urukan sekaligus memadatkannya. Untuk pemadatan mempergunakan 2 unit bomag roda besi. Mudah-mudahan tidak ada penurunan (ambles) lagi agar jalan bisa dibuka dua arah," pintah Jarwoto, Selasa (16/02/2021).

Selain itu, Jarwoto menjelaskan dalam menguruk selama jalan ambles di ruas 225.900 KM Surabaya ini dilakukan sejak ambles hingga hari ini sudah habis material urukan belasan truk tanah.

Baca juga: Tampil Gemilang Atlet PERSANI Sidoarjo Borong 9 Medali di Kejurprov Jatim 2026, Siap Menuju Porprov 2027

"Penanganan pertama kejadian 2 hari 6 truk tanah, hari Senin ambles lagi selama 2 hari 4 truk. Khusus mulai kemarin dan hari ini sebanyak 9 truk. Setiap ada tambah ambes terus diuruk seterusnya sampai hari ini," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru