Belasan Rumah Warga Tarik Rusak Diterjang Amukan Angin Puting Beliung

republikjatim.com
RUSAK - Sekitar 13 bangunan rumah, gudang dan kandang di Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Sidoarjo rusak bagian atapnya akibat amukan angin puting beliung, Minggu (14/02/2021) petang.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 13 rumah, gudang dan kandang milik warga RT 08 RW 01 dan RT 09 RW 02, Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Sidoarjo rusak, Minggu (14/02/2021) petang. Kerusakan belasan rumah warga itu, dipicu amukan angin puting beliung. Kerusakan itu sebagian besar di bagian atap bangunan.

Kendati demikian, hingga kini petugas belum bisa memastikan jumlah total kerusakan bangunan rumah warga itu. Hal ini disebabkan karena kondisi hujan belum selesai.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Data sementara ada sekitar 12 rumah dan satu bangunan gudang yang rusak akibat diterjang amukan angin kencang (puting beliung) itu," ujar Suyono kepada republikjatim.com, Minggu (14/02/2021) malam.

Menurut Suyono, rencananya warga dan pemerintah desa setempat bakal melaksanakan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan atap rumah warga. Selain itu, berupaya memperbaiki atap rumah yang rusak itu.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Karena sudah malam, rencananya besok (Senin) mulai pagi warga kerja bakti," imbuhnya.

Salah seorang korban, Murdiono mengaku amukan angin itu datang bersamaan awal adanya hujan di kampungnya.

"Waktunya sangat cepat. Angin memutar-mutar menyapu gudang dan atap rumah warga," ungkapnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito pihaknya membenarkan bencana angin puting beliung menyebabkan belasan rumah warga di Tarik mengalami kerusakan itu.

"Tim BPBD sudah di TKP. Sekarang masih melaksanakan pendataan bersama warga dan pemerintah desa setempat. Tim ke lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan rumah warga dan fasilitas umum lainnya," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru