Sepekan Lagi, Ditargetkan Stan Pasar Porong yang Pernah Terbakar Bisa Ditempati

republikjatim.com
SIDAK - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono didampingi Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo, Tjarda menggelar sidak stan dan kios di Pasar Baru Porong yang baru selesai dibangun, Jumat (29/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan pedagang Pasar Porong dalam sepekan ke depan bakal menempati stan dan kios bangunan baru. Usai bertemu Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono para pedagamg mengakulega karena selama ini belum ada kejelasan bisa menempati bangunan mega proyek baru itu.

Sejak lapak dagang mereka terbakar dan menghanguskan ratusan stan Tahun 2018, para pedagang menempati stan usaha seadanya.

Baca juga: Resmikan Kantor Pusat Mabruro di Sidoarjo, Wabup Mimik Buka Kartu Soal Pelayanan Perjalanan Ibadahnya Sejak 2007

"Kami meminta agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo yang membawahi Bidang Pasar segera mengurus proses serah terima aset dengan Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Sidoarjo. Saya menargetkan seminggu lagi selesai dan pedagang bisa menempati stan, kios maupun losnya," ujar Hudiyono, Jumat (29/01/2021) usai sidak Pasar Porong.

Cak Hud juga minta kepada pengelola pasar serta pedagang yang ada di Pasar Baru Porong selama berjualan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Hasil sidak Prokes di Pasar Porong menunjukkan tingkat disiplin cukup tinggi.

Baca juga: Sokong Pertumbuhan Ekonomi Sidoarjo, Wabup Mimik Blak-Blakan Rahasia Mobilitas Usahanya Selama 30 Tahun

"Rata-rata mereka (pedagang) sudah menerapkan Prokes. Lebih dari 80 persen memakai masker. Tinggal nanti pengelola pasar mengawaso pembeli maupun pedagang agar tidak kendor pakai masker," tegasnya.

Sementara salah seorang pedagang mengaku meski pandemi Covid-19, usaha jualan mereka tetap lancar. Bahkan pandemi Covid-19, tidak terlalu berpengaruh pada pendapatannya.

Baca juga: Integritas Bebas Kemunafikan, Wabup Sidoarjo Tanam Pohon Manggis di Kantor Bawaslu

"Kami percaya rezeki sudah ada yang mengatur. Tinggal mau usaha atau tidak," tandas perempuan paruh baya yang sehari-hari berjualan sembako di Pasar Porong ini. Yan/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru