Ngantuk, Pemotor Perempuan Tewas Terjebur Usai Tabrak Pembatas Jembatan Sungai Porong

republikjatim.com
EVAKUASI - Para petugas dan warga mengevakuasi jenazah korban kecelakaan Istikhomah di atas jembatan Sungai Porong, Sabtu, (23/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami Ny Istikhomah warga Desa Panggreh, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Perempuan 43 tahun ini tewas detelah motor Honda Grand bernopol W 2033 NAE yang dikendarainya menabrak pembatas jembatan Sungai Porong (Brantas), Sabtu (23/01/2021).

Akibatnya, korban jatuh terpental terjebur ke dalam sungai. Namun korban langsung dievakuasi warga di sekitar Pasar Burung Porong itu. Jenazah korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum.

Baca juga: Dilaporkan Palsukan Surat Program PTSL, Kades dan Sekdes Sukorejo Buduran Berstatus Bapak - Anak Diperiksa Polda Jatim

Salah seorang saksi Sarwi warga Gempol, Pasuruan menceritakan saat itu dirinya bersama rekan-rekannya sedang duduk-duduk di warung. Tiba-tiba melihat motor korban melintas di JL Raya Porong dari arah utara (Sidoarjo) menuju selatan (Gempol) dengan kencang. Saat ditanjakkan, sebelum jembatan, mendadak motor korban oleng ke kiri hingga langsung menabrak pembatas jembatan itu.

"Brak !!! Kemudian korban sendiri terjatuh, terpental dan terjebur ke dalam sungai bersama motornya" ujarnya, Sabtu (23/01/2021).

Baca juga: Ketua KAI Jatim Siap 'Buka-Bukaan' ke KPK dan Mabes Polri Soal Dugaan Gratifikasi di Sidoarjo

Pria 44 tahun ini menjelaskan, mendengar suara benturan cukup keras itu, sontak pengunjung Pasar Burung Porong berlarian menolong korban. Apalagi, tubuh korban sempat terbawa arus Sungai Porong.

"Tapi, nyawa korban tidak dapat tertolong. Karena tubuh korban terjebur ke dalam sungai bersama motornya. Hanya besi penyangga motor (jagang) yang berada di atas jembatan," ungkapnya.

Baca juga: Kapolri dan Bupati Sidoarjo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Maksimal dan Optimal di Terminal Bungurasih

Sementara petugas Unit Laka Lantas Polsek Porong, Bripka Eko Riyadi menegaskan kecelakaan tunggal di jembatan Sungai Porong itu diduga karena korban mengantuk saat berkendara. Akibatnya, korban tidak dapat berkonsentrasi dan menabrak pembatas jembatan Sungai Porong itu.

"Memang tubuh korban sempat terseret arus Sungai Porong. Kondisi korban sudah tidak bernyawa. Makanya saat dievakuasi langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong," pungkasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru