Libur Tahun Baru 2021, Pj Bupati Menyapa Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD Sidoarjo

republikjatim.com
SAPA - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono didampingi Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan menyapa para pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Sidoarjo, Sabtu (02/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Libur Tahun Baru 2021, dimanfaatkan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono untuk menyapa dan mengecek pelayanan di IGD RSUD Sidoarjo. Hal ini setelah Hudiyono mendapatkan laporan ada 16 pasien Covid-19 yang dirawat di IGD karena ruang isolasi overload. Bahkan, sebanyak 223 kamar isolasi di RSUD Sidoarjo semuanya sudah terisi pasien Covid-19.

Kedatangan Cak Hud sapaan akrab Hudiyono datang ke RSUD untuk memastikan sekaligus mengantisipasi langkah-langkah yang diambil sebagai solusi jangka pendek dalam menangani pasien Covid-19 saat overload. Karena rata-rata rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo sudah menipis stok kamar isolasinya.

Baca juga: Usai Tampung Keluhan Pedagang, Bupati Sidoarjo Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional Gandeng Pengelola Pasar

Di dalam ruang IGD, Cak Hud sempat menyapa dan mengucapan duka kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

"Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kekuatan," ujar Cak Hud, Sabtu (02/01/2021).

Baca juga: Komisi A DPRD Sidoarjo Tegaskan PP No 16 2026 Peraturan Main Perangkat Harus Mundur Saat Ditetapkan Jadi Cakades

Didampingi Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan, Cak Hud mewanti-wanti agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, sekarang kondisi rumah sakit rujukan sudah overload, termasuk RSUD. Sedangkan jumlah tenaga medis dan ruang isolasinya juga sangat terbatas.

"Butuh kesadaran bersama untuk saling mengingatkan pentingnya disiplin Prokes," imbuhnya.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Karena itu, Pemkab Sidoarjo bakal senantiasa terus berupaya, mulai dari himbauan, teguran sampai pemberian sanksi kepada pelanggar Prokes. Upaya ini semata-mata untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sidoarjo.

"Selama pelaksanaan pembatasan jam malam libur Tahun Baru 2021 kondisi Sidoarjo relatif terkendali. Kami berharap dalam dua minggu kedepan kasus Covid-19 di Sidoarjo menurun," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru