Sidoarjo (republikjatim.com) - Jalan Raya Wonoayu - Sukodono di Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo tepatnya di depan MI Bahrul Ulum rusak berat sepanjang 200 meter. Kerusakan jalan itu, selain dipenuhi kubangan, aspal juga banyak mengelupas.
Karena kerusakan jalan dibiarkan, beberapa waktu lalu warga sekitar menanam pohon pisang dan ban bekas sebagai penanda agar pengendara tidak melewati jalan berlubang itu.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Kami berharap jalan segera diperbaiki. Karena selain jalan rusak berat, saat hujan terjadi genangan air. Itu bisa membahayakan pengguna jalan," ujar Mahmud pengguna jalan yang melintas jalan raya itu, Jumat (25/12/2020).
Sementara soal jalan rusak di Becirongengor itu sudah sampai di Komisi C DPRD Sidoarjo. Wakil Ketua Komisi C. DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko mengaku akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima laporan warga soal jalan rusak. Karena itu, pihaknya bakal segera sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) agar segera ditindaklanjuti.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Sebenarnya Pemkab Sidoarjo memiliki Satuan Tugas (satgas) jalan rusak, tapi kinerjanya juga belum maksimal. Negitu juga soal aplikasi Embong, masih banyak laporan warga yang terabaikan. Kemungkinan, Senin akan kami panggil dinas terkait. Karena menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung. Jalan rusak harus segera diperbaiki," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi