Pj Bupati Bersihkan Monumen Jayandaru Sebagai Ikon Kota Sidoarjo

republikjatim.com
BERSIH - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono membersihkan Taman Jayandaru sebagai Ikon Kota Delta bersama pejabat lain dan petugas kebersihan, Jumat (06/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Monumen Jayandaru yang berada di Alun-Alun menjadi ikon Kota Sidoarjo. Monumen Jayandaru yang dibangun Tahun 2017 ini sempat viral karena adanya beberapa patung petani dan nelayan. Selain itu, Jayandaru menjadi ikon Kota Delta karena di puncak monumen ada patung lambang Sidoarjo yakni Udang dan Bandeng.

Sejak awal dibangun, Jayandaru belum pernah dibersihkan dengan disemprot sampai atas. Banyak debu menempel hingga cukup tebal. Pembersihannya akhirnya tidak bisa langsung, perlu beberapa kali disemprot air dengan tekanan tinggi. Termasuk area halaman Jayandaru yang tampak terlihat lama sekali belum pernah dibersihkan. Debu cukup tebal menempel di tembok dan lantai.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Pj Bupati Hudiyono yang biasa dipanggil Cak Hud bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo dibantu warga menyemprot menggunakan mobil tangki air dan menggosok tembok sekeliling monumen hingga bersih. Termasuk tanaman yang tumbuh di pucuk monumen ikut dibersihkan.

"Kami bertiga, yakni Kepala DLHK dan Kabidnya, ikut turun bersih-bersih. Ternyata kalau kita hadir langsung cepat bersih. Masyarakat juga ikut membantu kerja bhakti. Endapan kotoran cukup tebal dan sekarang sudah terlihat bersih," ujar Cak Hud, Jum'at (06/11/2020) di Alun-alun Sidoarjo.

Baca juga: Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Cak Hud menilai, selama ini kinerja bagian kebersihan di lapangan kurang optimal. Karena itu, kotoran debu hampir setengah sentimenter. Hal ini menunjukkan kinerja petugas kebersihan di lapangan kurang optimal.

"Mereka (petugas kebersihan) sudah saya sentuh hatinya. Saya ajak mereka kerja ikhlas dan kerja bersama-sama. Kita ajak masyarakat bersama-sama peduli menjaga kebersihan ikon Kota Sidoarjo ini," imbuhnya.

Baca juga: Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Hudiyono berharap dengan merawat dan menjaga Alun-alun serta kebersihan monumen Jayandaru, semakin banyak masyarakat yang ikut senang dan pengunjung semakin merasa nyaman. Kegiatan bersih-bersih lewat program Jogo Taman Delta ini rutin digelar setiap Jum'at. Cak Hud juga berharap kebiasaan ini diikuti sampai tingkat kecamatan dan desa/keluaran dengan melibatkan masyarkat.

"Ini akan jadi role model baru melibatkan pejabat. Kami turun langsung langsung bersih. Di setiap kecamatan sampai kepala desa diharapkan bisa seperti ini. Seintensif dan sesering mungkin dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Meski ada masyarakat yang kurang peduli. Ini tugas kita, kita tidak akan diam. Kami akan terus memberi pengertian dan pemahaman melalui kemanfaatan kebersihan untuk kepentingan bersama," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru