Sekali Sidang 1.056 Orang, Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Menurun Siap Menuju Zona Kuning

republikjatim.com
SIDANG - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menyaksikan sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) bagi 1.056 pelanggar protokol kesehatan di Lapangan Indoor GOR Sidoarjo, Kamis (05/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 1.056 warga Sidoarjo menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di lapangan tennis indoor GOR Sidoarjo, Kamis (5/11/2020). Mereka terjaring razia yustisi protokol kesehatan yang digelar tim gabungan di seluruh kecamatan di Sidoarjo.

Kasatpol PP Pemkab Sidoarjo, Widyantoro Basuki mengatakan dalam sidang kali ini ada 1.056 pelanggar. Mereka merupakan hasil razia selama dua minggu lantaran jadwal sidang Kamis pekan lalu ditiadakan karena libur bersama.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Kalau dirata-rata jumlah pelanggar menurun. Sebelumnya dalam seminggu ada 800 orang pelanggar. Kali ini hanya sekitar 500 pelanggar. Meski demikian, kami tidak mengendorkan razia yustisi protokol kesehatan. Tujuan razia bukan hanya jumlahnya, tapi meningkatkan kesadaran warga untuk mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," ujar Wiwid, sapaan Widyantoro basuki kepada republikjatim.com, Kamis (05/11/2020).

Menurut Wiwid, untuk denda pelanggar kali ini harus membayar pelanggar Rp 100.000. Besaran denda ini merupakan wewenang mutlak tim majelis hakim.

"Untuk dana hasil sidang, akan dikumpulkan. Kemudian dimasukkan ke Kas Daerah (Kasda) Sidoarjo," imbuhnya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sementara Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menegaskan para pelanggar protokol kesehatan bukan hanya warga yang tidak memakai masker yang ditindak petugas. Akan tetapi, juga ada pemilik usaha makanan yang tidak menyediakan tempat mencuci tangan juga tidak luput terkena razia petugas gabungan.

"Saat ini, Sidoarjo menuju zona kuning. Kurang sedikit yakni 0,1. Beberapa daerah seperti Waru yang pernah menjadi kluster penyebaran, saat ini berhasil menjadi zona hijau. Kami berharap disiplin masyarakat terus meningkat agar Sidoarjo meraih zona hijau itu," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Tidak hanya itu, Cak Hud sapaan akrab Hudiyono menilai di era kehidupan baru seperti saat ini, disiplin mematuhi protokol kesehatan merupakan hal mutlak. Sebelum ditemukan vaksin covid-19, vaksin terhebat saat ini yakni mematuhi protokol kesehatan seperti rajin memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan massa.

"Kami berharap, kegiatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa segera bangkit dengan tetap taat protokol kesehatan," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru