Gus Muhdlor : Mau Jadi Millenial Preneur Baru, Cukup Ber-KTP Sidoarjo

republikjatim.com
DIALOG - Cabup Sidoarjo yang diusung PKB, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berdialog soal konsep Millenial Preneur di Dorkas Cafe, Sidoarjo, Rabu (28/10/2020) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi mempersiapkan program 100 millenial preneur untuk para pemuda Sidoarjo. Paslon yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, berharap di setiap desa memiliki seorang pemuda yang memiliki jiwa enterpreneur (pengusaha).

Harapannya, melalui program ini lapangan pekerjaan dan program pengentasan kemiskinan bisa terealisasikan paska pandemi Covid-19. Selain itu, program ini untuk membuka lapangan pekerjaan baru, ruang rekreasi, sekaligus membuka lebar inovasi anak-anak muda di Sidoarjo.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Kami menyiapkan konsep ekonomi kreatif dan kewirausahaan dalam format program 100 Millenial Preneur baru. Ini tempatnya anak muda. Karena arek enom iku sing penting diwadahi dan difasilitasi (anak muda itu yang penting diwadahi dan difasilitasi)," ujar Cabup Sidoarjo, Gus Muhdlor di Dorkas Cafe, Sidoarjo, Rabu (28/10/2020) sore.

Program ini, kata Alumnus Unair Surabaya ini, untuk permodalannya bakal diberikan gratis oleh Pemkab Sidoarjo. Program ini bakal digenjot saat Gus Muhdlor - Subandi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Harapannya setiap usaha baru bisa meraih omzet Rp15 juta per bulan.

"Kami menyiapkan usaha-usaha kecil, seperti konsep warung dan kopi, akan tetapi keuntungannya luar biasa layaknya Dorkas Cafe yang memiliki omzet Rp 15 juta per bulan ini," ungkap Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini.

Tidak hanya itu, Gus Muhdlor - Subandi juga berharap program Millenial Preneur mampu memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya serta memberikan nilai tambah ekonomi. Selain itu, mampu membuka ruang kreasi dan inovasi para pemuda Sidoarjo.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Program Millenial Preneur memungkinkan Pemkab Sidoarjo mengucurkan modal dalam bentuk fisik dan non-fisik. Fisik dalam bentuk smart warung dilengkapi dengan jaringan Wifi serta aneka komoditas yang dapat diperjualbelikan. Mulai kopi, makanan ringan hingga menyediakan produk kreatif lainnya," tegasnya.

Syaratnya, kata Gus Muhdlor ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi generasi milenial untuk dapat menjadi Millenial Preneur. Diantaranya soal pelatihan. Pihaknya menyiapkan bentuk pelatihan pengembangan usaha, beragam training serta branding produk massif memperkenalkan bisnis anak muda Sidoarjo itu.

"Tapi, syarat yang penting ber-KTP Sidoarjo. Juga mau diberi pelatihan dan tidak merancang lagi. Tapi langsung dieksekusi secara profesional dan harus jelas manajemen keuangannya," pintah Alumnus SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara itu, Gus Muhdlor berharap di setiap desa di Sidoarjo harus bisa memiliki millennial–millennial preneur untuk memajukan perekonomian Sidoarjo. Apalagi, usaha kecil di setiap desa itu omzet besar sesuai harapan dan keinginan masing-masing.

"Kami siap mewadahi millenial preneur baru sesuai dengan keinginan dan dorongan semangat anak-anak muda Sidoarjo," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru