Masuk Musim La Nina, Pj Bupati Sidoarjo Himbau Warga Waspadai Curah Hujan Tinggi

republikjatim.com
KOORDINASI - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menghimbau warga Sidoarjo tetap waspada saat memasuki musim La Nina dengan koordinasi melibatkan semua OPD, Selasa (27/10/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musim La Nina terjadi saat suhu permukaan laut di Samudera Pasifik akan mengalami pendinginan pada bagian tengah. Dampak fenomena iklim La Nina meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum, meski Sidoarjo tidak termasuk yang tedampak La Nina.

Akan tetapi, Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menghimbau warga Sidoarjo tetap waspada. Kewaspadaan lain adalah cuaca buruk di wilayah laut Jawa bagian utara, meliput perairan Tuban Lamongan dan perairan Gresik-Surabaya. Penyebab utama banjir di beberapa titik wilayah Sidoarjo disebabkan tingginya curah hujan bersamaan dengan gelombang pasang air laut. Sehingga sungai tidak mampu menampung debit air yang berasal dari hujan dan air pasang.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Anomali iklim La Nina menyebabkan awal musim hujan lebih awal dan terjadi peningkatan curah hujan di atas normal atau lebih dari 25 persen," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda I Wayan Mustika.

Untuk antisipasi terjadinya banjir seperti tahun lalu, Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menggelar rapat dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dwijo Prawito dan Plt Kepala Dinas PU BM SDA, Yudi Kartika di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (27/10/2020).

Hudiyono minta kepada BPBD menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti menyiapkan sebanyak mungkin pompa air yang ditempatkan di daerah yang dinilai rawan banjir. Sedangkan Plt Kepala Dinas PU BM SDA, Yudhi Kartika kebagian mempercepat normalisasi sungai yang masuk tahun anggaran 2020.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Tugas lain yang diberikan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait dengan penjagaan bendungan pintu Rolag. Dibukanya pintu Rolag saat curah hujan tinggi yang dialirkan melalui sungai Porong bisa berdampak banjir pada beberapa desa yang berdekatan dengan sungai seperti Desa Mindi, Kecamatan Porong.

"Kami mengimbau agar warga Sidoarjo tetap waspada menghadapi cuaca dengan curah hujan tinggi dalam beberap waktu ke depan," ujar Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono kepada republikjatim.com, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Selain itu, kata Hudiyono Pemkab Sidoarjo saat ini tengah bekerja maksimal mengupayakan agar Sidoarjo tidak mengalami kebanjiran seperti tahun lalu. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur untuk mengatur debit air yang dikendalikan dari pintu Rolag Mojokerto.

"Karena salah satu penyebab banjir Sidoarjo mendapat kiriman air dari barat. Selain itu, yang diwaspadai lagi gelombang pasang air laut," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru