Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 5 di Sidoarjo tampak meriah dengan adanya berbagai kegiatan. Panitia HSN bersama Pemkab Sidoarjo menyiapkan serangkaian acara sampai 31 Oktober 2020.
Meski begitu, selama berlangsungnya kegiatan, penerapan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Seperti halnya dalam pelaksanaan Upacara HSN di Alun-Alun Sidoarjo. Jumlah peserta dibatasi hanya 100 orang dan undangan 100 orang. Biasanya melibatkan ratusan peserta dan undangan.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono yang bertindak selaku inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Agama menyampaikan kalangan santri memiliki hari istimewa. Yakni tanggal 22 Oktober ditetapkan Presiden Joko Widodo menjadi Hari Santri melalui keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.
Tepat tanggal 22 Oktober 1945 yang lalu tercetus Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik Tanggal 10 Nopember 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan.
"Santri dan pesantren kini memiliki Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Undang-Undang ini memberikan afirmasi, rekognisi dan fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan," ujar Hudiyono, Kamis (22/10/2020) di Alun-Alun Sidoarjo.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Selain upacara HSN, kegiatan lainnya adalah Terbang Ishari yang sudah terlaksana 19 Oktober mengawali rangkaian HSN di Sidoarjo. Kemudian upacara HSN yang dilaksanakan hari ini, di Alun-alun Sidoarjo. Kemudian, ada pemilihan duta santri, lomba kreasi nadhom, lomba sholawat al banjari, lomba video santri dan lomba mars kebangsaan dilakukan secara virtual mulai tanggal 15 sampai 31 Oktober 2020.
Puncak acara HSN tanggal 31 Oktober 2020, pembacaan sajak santri untuk negeri yang dipusatkan di Pendopo Delta Wibawa. Acara ini diikuti 18 kecamatan. Rencananya Pj Bupati Sidoarjo juga ikut membaca sajak bersama para santri. Kegiatan akan disiarkan live streaming di 18 kecamatan se Sidoarjo. Hel/Waw
Editor : Redaksi