Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Sidoarjo kini tak perlu mondar-mandir untuk sekedar mengambil dua dokumen kependudukan. Ini menyusul adanya inovasi Kecamatan Ngartis (Kecamatan Antar Gratis). Produk pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di kecamatan ini, dipilih Pemkab Sidoarjo untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Karena itu, pelayanan cetak KTP elektronik dan Kartu Keluarga di 18 kecamatan bakal semakin mudah. Dokumen itu, jika sudah jadi, akan diantar petugas Kantor Pos Indonesia Cabang Sidoarjo ke rumah pemilik KTP/ KK pemohon.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman mengatakan maksimal penerimaan adalah H+1 (H plus 1) setelah berkas dipick up petugas Pos Indonesia di kantor kecamatan masing-masing.
"Biaya antar per dokumen Rp 15.000 ditanggung APBD Pemkab Sidoarjo dari DPA kecamatan masing-masing. Nanti akan dibayarkan secara kredit sebulan setelah pelayanan," ujarnya, Jumat (09/10/2020).
Sekretaris Daerah Sidoarjo, Achmad Zaini menilai inovasi ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Sidoarjo Tahun 2016-2021. Yakni satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam satu tahun minimal satu inovasi.
"Tujuannya menghasilkan banyak kemudahan yang didapat warga. Apalagi sekarang di tengah masa pandemi Covid-19. Inovasi ini sangat membantu tugas pelayanan dari Pemkab Sidoarjo untuk masyarakat. Layanan ini sudah diujicobakan di Kecamatan Taman," tegasnya.
Sementara Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Sidoarjo, Isnian Adiwijaya menguraikan sebelum dokumen dikirim ke rumah pemohon KTP dan KK, yang bersangkutan terlebih dahulu akan mendapat pemberitahuan melalui pesan singkat di ponsel. Selain itu, amplop surat paket ini berkop khusus yang menunjukkan asal surat, dari tiap-tiap kecamatan.
"Kami menghimbau agar alamat yang dituju, dituliskan selengkap-lengkapnya. Kalau perlu diberi patokan dekat tempat apa. Agar memudahkan petugas. Jangan lupa disertai nomor Hand Phone (HP) aktif," pintahnya.
Dalam pengambilan dokumen ini, bakal dilakukan setiap hari selama ada permintaan untuk dikirim. Meski satu atau dua dokumen saja.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Selain dengan kecamatan, layanan antar dokumen ini juga sudah dilakukan dengan Dispendukcapil Sidoarjo," urainya.
Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Reddy Kusuma menegaskan sejak Mei 2020 sudah kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk mengirim semua jenis dokumen Dukcapil.
"Sebutannya Pelayanan Antar Gratis (Yantis)," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi