Pagar Pembatas Jalan di Perempatan Jalur Surabaya-Mojokerto Rusak Bertahun-Tahun Dibiarkan

republikjatim.com
RUSAK - Pagar pembatas sisi selatan jalan sebelum traffi light (lampu merah) perempatan Desa Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo di jalur utama Surabaya - Mojokerto rusak dibiarkan bertahun-tahun membahayakan pengguna jalan, Kamis (03/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Para pengguna jalan diharap ekstra hati-hati saat melintas di traffic light (lampu merah) perempatan Desa Bakalanwringinpitu, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, terutama di sisi selatan jalur utama Surabaya-Mojokerto. Di jalur sebelum lampu merah itu, pagar besi pembatas jalan di atas median jalan nasional itu sudah bertahun-tahun rusak.

Akan tetapi tetap dibiarkan. Apalagi, pagar besi pembatas itu juga sebagai pengaman pipa gas berbahaya milik Perusahaan Gas Negara (PGN). Bahkan pagar besi itu berdiri di atas Kanal Mangetan.

Sedikitnya ada 2 pipa terbengkelai dan dibiarkan rusak begitu saja di atas sungai. Bahkan pemandangan itu bisa menggangu para pengguna jalan. Hingga kini, tampaknya belum ada upaya serius dari pihak pemerintah setempat untuk memperbaiki pagar pembatas yang rusak itu. Terbukti dengan adanya pembiaran yang terjadi dalam jangka waktu bertahun-tahun itu.

"Kami sering melintasi jalan ini. Kami tidak mengetahui kenapa pagar-pagar ini bisa rusak dan terbengkalai seperti ini. Rusaknya pagar-pagar ini sudah sejak lama sejak beberapa tahun lalu," ujar salah satu warga setempat, Willy kepada republikjatim.com, Kamis (03/09/2020).

Willy menceritakan, pagar pembatas ini rusak parah hingga patah sudah hampir sejak 2 pekan lalu. Salah satu penyebabnya besi sudah lapuk dan karatan.

"Kami berharap pagar pembatas ini segera diperbaiki karena sangat membahayakan pengguna jalan atau bisa membuat pengguna jalan terpeleset (jatuh) ke sungai," tandasnya. Zak/Hel

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru