Forkopimka Tanggulangin Bagikan 500 Masker Secara Gratis

republikjatim.com
BAGIKAN - Kapolsek Tanggulangin AKP Eka Wira Dharma Sibrani bersama Forkopimka Tanggulangin, Bhayangkari, Persit dan PKK Kecamatan Tanggulangin memabagi 500 masker secara gratis ke warga, Selasa (11/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Forkopimka Tanggulangin membagikan 500 masker untuk warga Kampung Tangguh Semeru Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin. Pembagian itu dipimpin Kapolsek Tanggulangin AKP Eka Wira Dharma Sibrani.

Dalam pembagian itu, Forkopimka Tanggulangin mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Upaya ini, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kapolsek Tanggulanmgin AKP Eka Wira Dharma Sibrani mengatakan setelah Gubernur Jatim melaunching Jatim Bermasker, Forkopimka Tanggulangin menindaklajutinya. Upaya ini untuk menekan angka penyebaran, serta mengantisipasi pandemi Covid-19.

"Kami berusaha mendisiplinkan warga, khususnya di Kecamatan Tanggulangin. Warga harus turut andil mendisiplinkan diri dengan bermasker," ujarnya, Selasa (11/08/2020) di lokasi pembagian masker.

Wira menjelaskan kemana-mana, warga harus membiasakan diri memakai masker. Tujuannya agar mencegah penyebaran Covid-19. Setelah pembagian masker, diharapkan masyarakat sadar akan kesehatan itu sangat penting bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain.

"Karena itu, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan," pintah mantan Kasat Intelkam Polres Mojokerto ini.

Camat Tanggulangin Sabino Mariano menegaskan kegiatan ini bagian dari program yang sudah dicanangkan di Propinsi Jawa Timur. Pihaknya bersama Forkopimpka Tanggulangin, melanjutkan gerakan hingga di masyarakat tingkat bawah. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan Polri, TNI, Kecamatan saja, melainkan elemen masyarakat seperti ibu-ibu Bhayangkari, Persit, Perangkat Desa, PKK se Kecamatan Tanggulangin juga turut dikibatkan.

"Ini bagian dari edukasi masyarakat, untuk melindungi diri sekaligus proses pencegahan penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan gerakan ibu-ibu ini, bisa menyentuh masyarakat karena menggunakan pendekatan psikologis," tegasnya.

Soal Tanggulangin masih masuk zona orange, Sabino menjelaskan saat ini tren penyebaran sudah menurun. Akan tetapi, bukan berarti harus terlena. Upayanya adalah bagaiamana bersama warga tetap peduli dalam pencegahan dan waspada. Yakni tetap memakai masker, menjaga jarak dan tetap sering mencuci tangan.

"Walaupun wilayah Tanggulangin sudah masuk zona orange, secara umum di Sidoarjo tetapi bukan berarti kita bisa terlena. Justru kita semakin meningkatkan kewaspadaan agar upaya edukasi masyarakat untuk tetap peduli mendapatkan hasil kesadaran. Yakni peduli dirinya sendiri, lingkungan, masyarakat secara umum. Karena pencegahan penyebaran Covid-19), tidak hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga tanggung jawab diri masing-masing," pungkas Sabino. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru