Sidoarjo (republikjatim.com) - Kegiatan Begandring Keliling yang digelar Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) di lima desa yang ada di Kecamatan Krian, mendapatkan respon positif warga. Kali ini, Gus Muhdlor mendapatkan keluhan soal penutupan jalan tembus Desa Gamping menuju Desa Tambakkemeraan.
Keluhan itu disampaikan warga, saat dialog Gus Muhdlor bersama perwakilan warga lima desa. Yakni Desa Punokawan, Barengkrajan, Sidorejo, Kraton dan Kelurahan/Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (07/08/2020) malam.
Berbagai permasalahan yang disampaikan warga ini, bakal ditampung dan dijadikan Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dicarikan solusinya saat menjabat Bupati Sidoarjo.
Salah satunya permasalahan yang disampaikan warga Desa Gamping, Kasdi. Menurutnya, di Krian ada permasalahan jalan tembusan yang sudah sekitar setahun ditutup. Padahal, sebelumnya jalan itu digunakan warga Desa Gamping menuju Desa Tambakkemeraan dan sebaliknya.
"Kami usul Gus (Muhdlor), kalau terpilih menjadi bupati nanti untuk membuka jalan tembus antar kedua desa itu," ujar Kasdi di tengah acara dialog, Jumat (07/08/2020) malam.
Kasdi menilai jalan tembus itu penting untuk bisa dibuka kembali. Alasannya, selain bermanfaat bagi warga juga tak sedikit anak sekolah menggunakan akses jalan itu. Hal itu karena jalan itu merupakan jalur alternatif menghindari kemacetan di Perempatan Pasar Krian.
"Kalau jalan itu bisa dibuka lagi, kami minta juga Pemkab Sidoarjo menyediakan palang pintu perlintasan Kereta Api (KA). Karena penutupan kemarin, karena perlintasan KA itu tidak ada yang jaga," ungkapnya.
Dia berharap, Gus Muhdlor mau membantu memberi solusi untuk membuka kembali jalan itu. Apalagi, hingga hari ini status jalan itu juga masih belum jelas.
"Kami tidak tahu, jalan itu milik kabupaten atau jalan provinsi," tegasnya.
Selain permasalahan ketidakjelasan jalan, permasalahan banjir juga disampaikan warga saat menggelar pertemuan malam itu. Terutama banjir yang terjadi di ruas jalan yang menjadi akses penting warga.
Sementara menanggapi berbagai keluhan itu, jika terpilih menjadi Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor bakal memastikan terlebih duhulu status jalan tembus itu. Selain itu, untuk jalan-jalan yang menjadi langganan banjir, bakal dievaluasi sistim drainase (saluran air) yang ada di pinggir jalan itu.
"Sebelum jalan dibangun, drainase harus dipastikan berfungsi maksimal. Karena air menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan. Begitu juga soal jalan tembus itu harus dianalisasi dampaknya terlebih dahulu sebelum dibuka lagi," tandasnya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi