Melongok Geliat Pedagang Pernak-Pirnik 17 Agustus di Sekitar Pasar Krian

republikjatim.com
MERAH PUTIH - Rini (30) warga asal Desa Jerukgamping, Kecamatan Krian sebagai salah satu pedagang musiman pernak pernik bendera merah putih menjelang HUT Kemerdekaan RI Ke 75 melayani pembeli, Selasa (04/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-75, puluhan pedagang musiman bermunculan di sejumlah tempat di Sidoarjo. Salah satunya di sekitar Pasar Krian.

Berbagai pernak-pernik dijual pedagang musiman itu. Diantaranya bendera merah putih, umbul-umbul dan lampu (lighting) LED (kerlap kerlip). Di sepanjang JL Raya Setia Budi Krian misalnya, sejumlah pedagang menggelar lapak dagangannya. Mereka rutin berdagang bendera merah putih setiap menjelang 17 Agustus.

Salah seorang pedagang, Rini (30) membuka lapaknya di depan KUA Krian. Perempuan 30 tahun asal Des Jerukgamping, Kecamatan Krian ini mengaku berjualan bendera baru kali pertama saat menjelang HUT Kemerdekaan RI Tahun 2020 ini.

"Baru pertama kali ini berjualan (kebutuhan 17 Agustus). Karena sejak pandemi Covid-19 oplah jualan koran menurun drastis. Saya tambah dagangan dengan berjualan masker dan bendera ini," ujar ibu satu anak ini kepada republikjatim.com, Selasa (04/08/2020).

Tidak hanya bendera berbagai ukuran, Rini juga berjualan lampu LED. Semua harganya baik bendera maupu lampu berbeda-beda tergantung ukuran.

"Ada yang Rp 10.000, sampai Rp 65.000 per unit. Memang harganya tidak memberatkan dan bersahabat," ungkapnya.

Sementara salah seorang pembeli, Kiki warga asal Desa Keterungan, Kecamatan Krian bersama buah hatinya mengaku ikut menyemarakkan HUT RI Tahun 2020 dengan membeli bendera merah putih 2 buah berukuran 60 kali 90 dan 80 kali 120 sentimeter. Menurut perempuan 32 tahun ini, membeli bendera mengajak putrinya agar menumbuhkan rasa patrotisme dan cinta tanah air mulai dini.

"Cinta tanah air itu sebagian dari pada iman maka harus dipupuk sejak dini. Sekalian, membeli lampu LED 4 buah. Sekarang tinggal menyemarakkan HUT RI saja. Karena kita tidak ikut berjuang kok tidak mau menyemarakkan HUT RI," pungkasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru