Bantu Apar, BHS Upayakan Pasar Desa Tetap Utamakan Keselamatan, Keamanan dan Kenyamanan

republikjatim.com
BANTUAN - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyerahkan bantuan Alat Pemadam Kebakaran (Apar) kepada Kepala Pengelola Pasar Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Iskandar, Jumat (24/07/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perhatian Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) terhadap keselamatan pedagang dan pengunjung pasar tradisional tidak setengah hati. Buktinya, tidak hanya pasar tradisional yang dikelolah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) saja yang diperhatikan dengan memberikan bantuan Apar.

Pasar desa pun juga tak luput dari perhatian Bacabup yang sudah mengantongi rekom resmi Partai Gerindra ini. Salah satu perhatiannya itu dengan memberikan bantuan dua Alat Pemadam Kebakaran (Apar) untuk Pasar Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Bantuan itu diberikan lantaran selama ini, pasar desa yang dimanfaatkan konsumen asal Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi itu, sudah mengajukan bantuan Apar ke Disperindag dan Desa. Akan tetapi selama bertahun-tahun tak kunjung direalisasikan.

"Saya berupaya agar pasar desa juga tetap mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi para pedagang maupun para pengunjungnya," ujar BHS seusai menyerahkan bantuan Apar untuk Pasar Ngaban, Jumat (24/07/2020).

Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini menjelaskan pasar desa juga harus menjaga keselamatan pengunjung dan pedagangnya. Salah satunya dari bahaya kebakaran. Karena itu, dirinya menilai pasar tradisional, termasuk pasar desa harus dilengkapi Apar bantuannya itu. BHS spontan memberi bantuan dua tabung Apar, karena tahu Pasar Ngaban belum memiliki Apar selama bertahun-tahun. BHS mengetahui itu saat mengunjungi pasar ini dua pekan lalu.

"Saya sumbang dua Apar portabel ini untuk memadamkan nyala awal titik api. Kami berharap bantuan Apar itu tidak digunakan. Karena saya berharap tidak ada kebakaran di pasar ini. Apar ini menjadi fasilitas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung. Saat saya diamanahi sebagai bupati, saya akan perhatikan kelayakan pasar desa ini karena sangat potensial," imbuhnya.

Menurut BHS, dengan fasilitas Apar itu diharapkan bisa memberikan jaminan keselamatan pengunjung dan pedagang Pasar Ngaban dari potensi bahaya kebakaran. Apalagi Pasar Ngaban terdapat 500 pedagang. Selain itu, setiap harinya dikunjungi sekitar 3.000 sampai 4.000 pembeli.

"Selain Apar, setiap pasar desa nantinya bisa dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang lainnya. Misalnya ada pusat informasi yang dilengkapi pengeras suara, kamar mandi, toilet hingga ruang tunggu yang nyaman. Ruang tunggu ini untuk bapak-bapak yang menunggu istrinya berbelanja di pasar," tegas Alumnus ITS Surabaya ini.

Sementara Kepala Pengelola Pasar Ngaban, Iskandar mengucapkan terima kasih atas bantuan Apar yang diberikan BHS itu. Dirinya mengaku bantuan itu sangat bermanfaat sebagai upaya mengantisipasi kebakaran di Pasar Ngaban.

"Sebenarnya, kami sudah mengajukan bantuan Apar ke Pemkab Sidoarjo dan desa, tapi belum direalisasikan sampai sekarang. Alhamdulillah, sekarang dapat bantuan Apar dari Pak BHS ini bisa membuat tenang pedagang dan pengunjung," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru