Simulasi Resepsi Pernikahan di Fave Hotel Terapkan Protokol Kesehatan Dihadiri Forkopimda Sidoarjo

republikjatim.com
SIMULASI - Simulasi resepsi pernikahan yang diselenggarakan di Fave Hotel Sidoarjo dihadiri Forkopimda Sidoarjo serta sebanyak 12 vendor Wedding Organizer (WO), Senin (13/07/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka beradaptasi kebiasaan baru (new normal) sejumlah pelaku usaha hajatan pernikahan menggelar simulasi resepsi pernikahan. Dalam simulasi itu, tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para calon pengantin, pengusaha katering dan Wedding Organizer (WO), agar saat menggelar resepsi pernikahan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga masyarakat tetap menyelenggarakan hajatan dengan perasaan aman dan nyaman.

Dalam simulasi resepsi pernikahan yang diselenggarakan di Fave Hotel Sidoarjo itu dihadiri Forkopimda Sidoarjo serta sebanyak 12 vendor Wedding Organizer.

General Manager Fave Hotel Sidoarjo Iwan Setiawan mengatakan pihaknya bersama sejumlah wedding organizer menggelar simulasi resepsi pernikahan di tengah masa adaptasi kebiasaan baru.

"Tujuannya mengedukasi masyarakat agar saat menggelar hajatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," katanya, Senin (13/07/2020).

Sejumlah protokol kesehatan yang akan diterapkan saat hajatan pernikahan itu diantaranya pengantin, keluarga pengantin, pihak panitia dan tamu memakai masker, dan cuci tangan menggunakan sabun atau cairan hand sanitizer yang disiapkan panitia. Selain itu, ada alat pengukur suhu tubuh, panitia memberikan tanda tempat berdiri bagi keluarga maupun tamu agar tidak berkerumun saat berada di dalam lokasi hajatan.

"Selain itu juga ada beberapa ketentuan lainnya yang harus diterapkan," imbuhnya.

Menyaksikan simulasi resepsi pernikahan, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi terobosan-terobosan yang dilakukan para wedding oroganizer dalam masa transisi new normal ini. Menurutnya, masyarakat diperbolehkan beraktivitas dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan.

"Begitu pun kalau ingin mengadakan resepsi yang menggunakan hiburan yang besar, harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagi para pelaku ekonomi silahkan berkreasi, silakan beraktivitas asal tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mempersilahkan jika ada warga yang bermaksud menggelar resepsi pernikahan. Namun dengan syarat tetap patuh dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Misalnya, jumlah tamu undangan juga harus dikurangi setidaknya separuh dari kuota gedung.

"Lokasi acara juga harus disterilkan dengan penyemprotan disinfektan, tersedianya tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, pengaturan kursi sesuai pola physical distancing dan sebagainya," tandasnya. Yan/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru