Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut Hari Bhayangkara ke 74 yang bakal jatuh pada 1 Juli 2020, Forkopimka Wonoayu membagikan ratusan masker dan sarung tangan kepada para pengunjung dan pedagang pasar kaget Perumtas Tiga Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Minggu (28/06/2020).
Para pengunjung bermotor yang kedapatan tidak memakai masker dihentikan petugas untuk diberi masker secara cuma-cuma. Sambil membagikan masker, petugas menyampaikan himbauan untuk selalu memakai masker, karena siapa pun dan dimana pun bisa terpapar virus Covid-19.
Kapolsek Wonoayu, AKP Rohmawati Laila yang memimpin langsung pembagian masker ini mengatakan dengan akan diberlakukannya new normal, pihaknya bakal selalu mengingatkan warga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, selama ini warga sering lupa, sejak bakal diberlakukan new normal bukan berarti pandemi Covid-19 berakhir.
"Poin itu yang harus diingatkan. Tujuannya agar warga tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika tidak ada kepentingan," ujarnya, Minggu (28/06/2020) disela-sela pembagian masker.
Mantan Kanit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo ini menjelaskan dalam kegiatan itu ada sekitar 250 masker dan sarung tangan yang dibagikan. Kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap penanganan pandemi Covid-19.
"Jadi kami tidak hanya sekedar memberi himbauan. Kami juga membagikan masker dan sarung tangan langsung agar warga menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Dengan sarung tangan, pedagang dapat mencegah kontak langsung dengan para pembeli. Itu sangat efektif dalam mencegah penularan Covid-19," tegas Laila.
Sementara Plt Camat Wonoayu, Gundari di lokasi menegaskan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang fluktuatif di wilayahnya, maka mulai tanggal 1 sampai 3 Juli 2020, Forkopimka Wonoayu bakap menggelar rapid test kepada 300 warga se Kecamatan Wonoayu.
"Pandemi Covit-19 di Wonoayu masih fluktuatif. Untuk menghambat dan mencegahnya kami bakal menggelar rapid test massal di Pendopo Kecamatan Wonoayu pekan depan. Setiap hari akan ada warga dari 4 desa. Masing masing desa diwakili 10 orang dari lingkungan yang terkonfirmasi Covid-19," tandasnya. Rto/Hel/Waw
Editor : Redaksi