Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen untuk mewujudkan ketangguhan di tingkat desa dalam segala hal, termasuk tangguh menangkal penyebaran Covid-19 di wilayah mendorong 16 desa di Kecamatan Sedati, Sidoarjo kompak meluncurkan Kampung Tangguh Semeru. Peluncuran 16 Kampung Tangguh Semeru ini di Perumahan Griya Candramas, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (21/06/2020) malam.
Acara ini dihadiri Forkopimda Sidoarjo, Forkopimka Sedati serta perangkat desa dan warga setempat. Acara ditandai pemukulan gong oleh Asisten I Pemkab Sidoarjo Ainurrohman, didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Pasiter Kodim 0816 Kapten Inf M Said, Camat Sedati Abu Dardak, dan jajaran Forkopimka Sedati.
Kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan sembako dari Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo serta Kodim 0816 Sidoarjo. Selain itu ada pengecekan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ruang isolasi, ruang kesehatan, lumbung pangan, tanaman hidroponik, juga ada sentra UMKM warga.
Camat Sedati Abu Dardak mengatakan sebagian besar wilayah berkomitmen dan bersungguh-sungguh mewujudkan wilayah tangguh di berbagai sektor. Termasuk tangguh dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
"Adanya Kampung Tangguh ini menjadikan lingkungan di wilayah kami lebih cinta kebersihan, aman dari tindakan kriminal serta membuat hubungan antar warga saling peduli," katanya.
Abu Dardak menjelaskan saat ini ada 16 desa di Kecamatan Sedati yang telah membentuk Kampung Tangguh Semeru diapresiasi Asisten I Pemkab Sidoarjo Ainurrohman. Semua wilayah baik desa maupun perkampungan di Sidoarjo harus semarak dalam membentuk Kampung Tangguh Semeru.
"Karena banyak manfaat dari ada program ini. termasuk yang dilakukan warga di 16 desa Kecamatan Sedati. Lingkungan jadi asri, bersih, aman dan sehat," pintahnya.
Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana memotivasi warga agar saling gotong royong dan menguatkan dalam penerapan segala protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan upaya itu, desa maupun kelurahan akan menjadi tangguh. Warganya pun tangguh, khususnya menghadapi pandemi Covid-19.
"Misalnya, dengan adanya satgas-satgas yang ada di dalam Kampung Tangguh Semeru. Seperti yang dilakukan dalam simulasi penanganan korban Covid-19, dan penerapan protokol kesehatan di pos check point saat memeriksa orang luar masuk ke wilayah. Kampung Tangguh Semeru ini sudah dapat dijalankan dengan tepat oleh warga. Saya berharap posko ini akan terus lestari, agar wilayah semakin tangguh serta Kamtibmas tetap kondusif," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi