Pemdes Kepuhkemiri Kucurkan Rp 63 Juta BLT DD untuk 105 Warga Terdampak Covid-19

republikjatim.com
BAGIKAN - Kepala Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo Nunuk Fentya Rahayu (berkaos biru berdiri) bersama Babinsa dan Babinkamtibmas memantau langsung penerimaan BLT DD untuk warganya, Jumat (05/06/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 105 warga Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo mulai menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah desa setempat, Jum'at (05/06/2020). Masing-masing warga terdampak Covid-19 ini menerima Rp 600.000 yang dialokasikan dari Dana Desa (DD).

Kepala Desa Kepuhkemiri, Nunuk Fentya Rahayu mengatakan para penerima BLT DD ini hasil verifikasi dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Para calon penerima itu diusulkan lingkungan 49 RT yang ada di kampungnya itu.

"Sebelumnya kami menyelenggarakan Musdesus untuk menentukan calon penerima bersama RT, RW, BPD, Tokoh Masyarakat, relawan, Babinsa dan Babinkamtibmas. Kami pastikan bersama yang paling layak menerima BLT DD ini," katanya.

Kades yang akrab dipanggil Fentya ini berharap dana segar untuk warganya itu dapat bermanfaat di masa pandemi Covid-19 itu.

"Mudah-mudahan yang diterima warga dapat bermanfaat di masa pandemi Covid-19 saat ini. Yang terpenting kita semua harus selalu sehat," pintahnya.

Sekdes Kepuhkemiri, Lunjiantoro menegaskan jika keterbukaan dalam penentuan penerima BLT DD itu sangat penting. Karena itu, Musdesus yang digelar desanya laksanakan dengan sangat terbuka.

"Semua yang hadir dapat menyampaikan masukan dan pendapat untuk disingkronkan. Sehingga tidak menimbulkan kecemburuan di tengah warga karena yang menerima sudah tepat sasaran," tegasnya.

Sementara keterbukaan data penerima itu, juga disampaikan Ketua RT 09, RW 03, Desa Kepuhkemiri, Winarto. Dia merasakan keterbukaan BLT DD itu.

"Hanya sebagian dari warga yang diusulkan dapat menerima BLT DD. Tidak semua warga yang saya usulkan dapat menerima, karena memang kriterianya kurang dibanding yang lainnya," tandasnya. Rto/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru