Sehari Pasca Uji Coba New Normal, Satu Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid-19

republikjatim.com
PAPARAN - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat memberi sambutan launching penerapan New Normal di depan Kantor Dinpendukcapil Pemkab Ponorogo, Selasa (03/06/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Pasien yang dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19l di Ponorogo terus bertambah. Hari ini, salah satu karyawati Swalayan Luwes Ponorogo dinyatakan positif terpapar Covid-19. Bertambahnya pasien terkonfirmasi ini menjadi keprihatinan tersendiri mengingat Ponorogo Selasa (02/06/2020) mulai diberlakukan uji coba New Normal.

Bupati Ponorogo Ipong Muhclissoni mengaku prihatin saat mengumumkan bertambahnya satu warga Ponorogo yang terpapar virus Corona. Hal itu setelah hasil swab karyawan toko itu hasilnya positif.

"Dengan penuh keprihatinan, saya kabarkan hari ini ada penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dia perempuan berusia 18 tahun asal Kecamatan Babadan. Ia merupakan karyawati Luwes," katanya, Rabu (03/06/2020) petang.

Ipong menjelaskan pasien ini bagian dari hasil rapid test massal yang dilakukan beberapa waktu lalu. Saat hasilnya reaktif berdasarkan hasil tes cepat, maka kemudian diuji swab dan hasilnya positif.

"Dari pasien posotof ini sedang dilakukan contact tracing dan akan dilakukan rapid test besok," imbuhnya.

Bagi Ipong dengan penambahan satu pasien positif ini, menambah data per hari ini untuk Ponorogo dengan total pasien positif Covid-19 menjadi 32 orang. Rinciannya 13 pasien sudah sembuh, 17 orang dirawat di rumah sakit, 1 pasien isolasi mandiri dan 1 orang meninggal dunia.

"Kami menghimbau masyarakat Ponorogo untuk disiplin terhadap protokol kesehatan. Yakni sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun, pakai masker ketika berada di tempat umum dan sedang berinteraksi dengan orang lain, tetap jaga jarak minimal 1 meter, tingkatkan imunitas tubuh dengan selalu bergembira dan tidak panik serta selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal-hal itu harus dibiasakan sebagai budaya baru dalam menyongsong kehidupan New Normal," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru