Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Rapid Test dan Semprot Kampung Zona Merah Wonocolo Taman

republikjatim.com
RAPID TEST - Petugas menggelar rapid test dengan sasaran warga dan pedagang pasar yang ada di Desa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo untuk menekan tingginya penderita Covid-19 di kampung sekitar Pasar Taman itu, Rabu (03/06/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Banyaknya jumlah penderita Covid-19 di Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo mendorong tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo mengambil langkah khusus dalam menekan penyebaran virua Corona (Covid-19) di kampung sekitar Pasar Taman itu. Salah satunya dengan menggelar rapid test massal untuk pedagang dan warga Wonocolo.

Selain itu, petugas juga melaksanakan penyemprotan disinfektan serta memfasilitasi berdirinya Kampung Tangguh di kampung yang sudah masuk zona merah itu.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, di Kelurahan Wonocolo sudah terdapat 23 warga yang dinyatakan positif terpapar virus Corona. Rinciannya, sebanyak 16 warga menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sedangkan 7 warga lainnya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Bahkan 5 orang sebelumnya meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif Covid-19.

Penyemprotan dan rapid test massal itu melibatkan petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Kesehatan serta didukung Forkopimka Taman dengan sasaran perkampungan dan pasar yang ada di Desa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji yang juga sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo berada di lokasi rapid test. Selain memastikan situasi Kamtibmas di wilayah itu tetap aman dan kondusif, juga memantau langsung jalannya penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian Pasar Taman dan pemukiman warga yang ada di perkampungan Wonocolo itu.

"Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Wonocolo, kami akan memaksimalkan peran Kampung Tangguh Semeru," katanya, Rabu (03/06/2020).

Sumardji berharap agar semua warga mematuhi tata tertib yang diberlakukan. Termasuk dukungan dari Forkopimka setempat, perangkat desa dan para relawan untuk bersama-sama mempercepat pencegahan penyebaran pandemi virus Corona itu.

"Sebagai langkah mendeteksi kondisi kesehatan warga, petugas Dokes Polresta Sidoarjo bersama petugas Puskesmas setempat memeriksa kesehatan warga dan menggelar rapid test untuk 140 orang," tegasnya.

Sementara hasil tes cepat itu, kata Paurkes Polresta Sidoarjo Ipda Rukwandi dari 140 orang yang ikut rapid test terdapat 9 orang dinyatakan reaktif.

"Bagi yang hasilnya reaktif, selanjutnya menjalani isolasi mandiri sambil menanti tes swab untuk memastikan positif tidaknya Covid-19," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru