Jambret Beraksi Saat Jam Malam PSBB, Korban Kritis Dirawat di Rumah Sakit

republikjatim.com
TKP - TKP korban Suparmi (44) warga Perumahan Bringin Indah Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo saat berboncengan dengan anaknya Marinda Irgie Savira (21) hingga tasnya dijambret dan korban terjatuh, Selasa (02/06/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kejahatan jalanan tak hanya merugikan harta benda korban. Akan tetapi, juga mengancam nyawa korbannya.

Hal ini seperti peristiwa dialami korban jambret Ny Suparmi (44) warga Perumahan Bringin Indah Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Hingga kini, korban masih belum sadarkan diri dan masih menjalani perawatan tim medis RS Siti Khodijah Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Peristiwa penjambretan itu terjadi Senin (01/06/2020) sekitar pukul 21.00 WIB bersamaan berlangsungnya jam malam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga. Lokasinya di JL Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman, tepatnya di depan pabrik pakan ternak PT Charoen Pokphand.

Salah seorang saksi, Imron warga sekitar menceritakan kondisi jalan saat penjambretan sepi. Menurut pria 48 tahun ini, saat itu korban Suparmi (44) berboncengan dengan anaknya Marinda Irgie Savira (21). Tiba-tiba seseorang membuntuti dan merampas tas milik korban di TKP. Saat itu korban berusaha mempertahankan tas miliknya.

"Karena tarikan pelaku terlalu kuat, motor korban oleng dan akhirnya korban terjatuh. Kemudian pelaku menancapkan laju motornya usai berhasil merampas tas korban," katanya Selasa (02/06/20).

Saat itu, lanjut Imron warga sempat mendengar ada penggunaan jalan terjatuh dan langsung berusaha menolongnya. Bahkan anak korban juga sempat meminta tolong dan berteriak jambret.

"Korban maupun beberapa warga sempat melihat pelaku dua orang berboncengan menggunakan motor jenis matic yang bentuknya besar. Sepertinya motor pelaku itu jenis N-Max," imbuhnya.

Karena korban tak sadar, warga tak sempat mengejar pelaku. Apalagi kedua pelaku langsung kabur dan tak terlihat. Kedua korban yang mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya dilarikan ke RS. Siti Khodijah.

"Kalau Marinda mengalami luka di bagian tangan, kepala dan kaki. Sedangkan ibunya, Suparmi tak sadarkan diri," tegasnya.

Sementara Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto menegaskan saat terjatuh dari motor kondisi korban tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Siti Khodijah. Bahkan sampai sekarang korban masih dirawat intensif di rumah sakit itu. Menurutnya, sejumlah barang milik korban yang berada di dalam tas berhasil di bawa kabur pelaku berisi beberapa kartu identitas, dompet berisi uang sebesar Rp 500.000 serta sebuah ponsel merek Xiomi.

"Salah satu korban saat itu langsung melaporkan kejadian penjambretan ke Polsek Taman. Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergerak cepat menyelidiki dan menggelar olah TKP," tandasnya. K2/Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru