Terus Bertambah, 7 Warga Ponorogo Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

republikjatim.com
BERTAMBAH - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menyatakan pasien Covid-19 bertambah 7 orang dari penularan lokal.

Ponorogo (republikjatim.com) - Pasien yang terpapar Covid -19 di Ponorogo terus bertambah. Kondisi memprihatikan ini menyusul per Sabtu (30/05/2020) sebanyak 7 warga Ponorogo dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19).

Sebanyak 7 warga positif ini diluar dari cluster yang ada di Ponorogo sebelumnya. Dengan bertambahnya 7 orang ini menambah deretan warga Ponorogo yang terkonfirmasi Covid-19. Bahkan kini sudah mencapai 31 orang. Sebanyak 9 orang sudah sembuh, 20 orang dirawat, 1 orang isolasi mandiri, dan 1 orang meninggal.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengaku merasa prihatin sangat mendalam dengan terus bertambahnya pasien Covid-19 di daerah yang dipimpinnya itu.

"Kepada seluruh masyarakat Ponorogo, bersama ini kami mengabarkan hari ini ada penambahan 7 pasien terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.

Lebih lanjut Ipong menyakinkan 7 orang positif ini, bukan dari cluster sebelumnya. Penambahan ketujuh pasien ini, mereka tidak tertular dari cluster yang pernah ada. Baik cluster Sukolilo, Temboro maupun cluster Jakarta.

"Tes swab yang dijalani 6 dari 7 pasien terkonfirmasi infeksi virus Corona ini tindak lanjut dari rapid test massal yang dilaksanakan Pemkab Ponorogo 19 dan 20 Mei 2020 lalu. Rapid test dilakukan kepada 654 orang dari berbagai tempat. Hasilnya, 81 orang reaktif. Ke-81 orang ini kemudian menjalani Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab Test. Ternyata ada 6 orang dari 81 orang itu positif Covid-19," imbuhnya.

Ipong menyimpulkan jika semua warga tetap harus disiplin terhadap protokol kesehatan, sesering mungkin cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, memakai masker ketika berada di tempat umum dan kalau sedang berinteraksi jaga jarak minimal 1 meter. Selain itu, harus selalu gembira, jangan panik dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Terutama saat ini mulai menyongsong New Normal," pintahnya.

Sedangkan pasien ketujuh, kata Ipong adalah kiriman dari Surabaya. Dia merupakan warga Ponorogo yang sudah cukup lama tinggal di Pasuruan. Akan tetapi masih ber-KTP Ponorogo. Saat ini, pasien itu sudah dinyatakan sembuh.

"Kepada seluruh masyarakat Ponorogo, saya minta tetap tenang dan tetap semangat. Mari bersatu melawan Covid-19," pungkasnya.

Data ketujuh pasien positif Covid-19 yang diumumkan hasil uji swabnya Sabtu (30/05/2020) itu diantaranya Perempuan 57 tahun, warga Kecamatan Balong, riwayat gagal ginjal, tanpa gejala, Perempuan 54 tahun, Kecamatan Balong, riwayat penyakit jantung koroner dan tanpa gejala, Perempuan 49 tahun warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, tanpa gejala, Perempuan 39 tahun, warga Kecamatan Jambon, tanpa gejala, Laki-laki 30 tahun, warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo tanpa gejala, sering bolak-balik ke Jombang karena bekerja, Perempuan 72 tahun, warga Kecamatan Sukorejo, riwayat kontak dengan PDP balong yang meninggal dan Laki-laki 49 tahun, warga Kecamatan Babadan, pasien kiriman dari Surabaya yang lama tinggal di Pasuruan. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru