Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 38 warga Desa Kajartrengguli, Kecamatan Prambon, Sidoarjo menerima pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) senilai Rp 600.000 per orang. Pencairan BLT DD itu digelar di kantor desa setempat.
Dengan tetap menjaga jarak dan mengenakan masker puluhan warga ini rela mengantri untuk menunggu giliran menerima bantuan itu.
Penyerahan BLT DD ini diserahkan langsung secara simbolis kepada tiga warga setempat oleh Camat Prambon, Pj Kades Kajartengguli, P3MD Sidoarjo dan Pendamping Desa didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
"Semoga penerima BLT DD bisa memanfaatkan bantuan ini untuk membeli kebutuhan pokok di tengah pandemi Covid-19 menjelang lebaran. Jangan dibuat hura-hura dan belanjakan untuk kebutuhan yang konsumsi (kebutuhan pokok)," kata Camat Prambon, Ronny Yulianowarso kepada republikjatim.com, Minggu (17/05/2020).
Ronny mengungkapkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghimbau bagi penerima BLT DD tidak diperbolehkan untuk membeli baju baru untuk lebaran.
"Itu sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah," ungkapnya.
Pj Kades Kajartrengguli Bambang Yuswanto menjelaskan penerima BLT DD ada 38 Kepala Keluarga (KK). Mereka sudah divalidasi data mulai Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) penerima BLT dengan mengundang RT dan RW.
"Tujuannya agar tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya data penerimanya," tegasnya.
Sementara Koordinator Tenaga Ahli P3MD Sidoarjo Ulul Azmi Shona menegaskan pihaknya akan terus berupaya mendorong agar 322 desa di Sidoarjo dapat merealisasikan BLT DD sebelum lebaran.
"Percepatan penyaluran BLT DD di tengah melawan Covid-19 ditargetkan cair sebelum 24 Mei 2020 mendatang," pungkasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi