Polsek Ngrayun Bantu Sembako Mbah Tukinem Yang Tinggal di Kandang Sapi Tetangga

republikjatim.com
BANTUAN - Petugas saat menyerakan bantuan kepada Mbah Tukinem warga Dusun Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo yang hidup sebatangkara di kandang sapi milik tetangga, Jumat (15/05/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Nasib Mbah Tukinem warga Dusun Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo sungguh sangat memprihatinkan. Dia terpaksa hidup yang serba kekurangan dengan tinggal di kandang sapi milik tetangganya.

 

Bahkan perempuan tua yang akrab dipanggil Mbah Tuk ini sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Kapolsek Ngrayun AKP Suroso mengatakan Mbah Tuk hidup sebatang kara. Karena Mbak Tuk ini tidak memiliki sanak saudara.

"Saat ini Mbak Tuk hidupnya mengandalna tetangga dan warga yang peduli dalam memberikan nafkah untuk hidup sehari-harinya. Makanya layak diberi bantuan sembako," katanya Jum'at (15/05/2020).

Menurut Suroso, dalam rangka meringankan beban masyarakat, khususnya yang terdampak Covid-19, Polsek Ngrayun membagikan sembako berupa beras dan mie instan. Kegiatan baksos ini dipimpin langsung Kapolsek Ngrayun bersama anggota Bhabinkamtibmas didampingi Babinsa Koramil Ngrayun.

"Kami membagikan 11 paket berupa sembako dan mie instan dari Polres Ponorogo. Selain itu, ada 17 paket swadaya anggota Polsek Ngrayun dan salah satunya diserahkan ke Mbah Tuk itu," imbuhnya.

Sementara yang sangat memprihatinkan dalam baksos ini, dari salah satu warga yang menerima baksos adalah seorang perempuan yang hidup sebatang kara. Bahkan dia tidak mempunyai rumah. Dalam kesehariannya berteduh di kandang sapi milik tetangganya.

"Mbah Tuk ini untuk kebutuhan makan sehari-hari hanya mengandalkan pemberian dan uluran tangan dari tetangga terdekat," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru